• Selasa, 19 Oktober 2021

Sinyal Internet Lambat Ganggu Uji Coba Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul

- Minggu, 19 September 2021 | 08:30 WIB
Kawasan wisata Hutan Pinus Sari Mangunan Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY.  (ANTARA/Hery Sidik)
Kawasan wisata Hutan Pinus Sari Mangunan Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY. (ANTARA/Hery Sidik)


BANTUL, harianmerapi.com - Uji coba pembukaan objek wisata Hutan Pinus Sari Mangunan di Kabupaten Bantul, masih terkendala sinyal internet yang tidak stabil saat proses scan barcode aplikasi PeduliLindungi oleh wisatawan yang hendak masuk kawasan wisata.

"Kendalanya di sinyal, sehingga jelas kalau scan barcode tidak berhasil, otomatis walaupun menunjukkan kartu vaksin tidak boleh masuk, karena ini kepentingan untuk uji coba pedulilindungi," kata pengelola kawasan wisata Pinus Mangunan Purwo Harsono di Bantul, Sabtu (18/9/2021).

Hutan Pinus Sari Mangunan termasuk salah satu dari tiga destinasi wisata di DIY yang diuji coba untuk menerima kunjungan wisatawan pada masa pandemi Covid-19 menyusul penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di daerah ini.

Baca Juga: Banyak Destinasi Wisata Blank Spot, Aplikasi PeduliLindungi di Kulon Progo Terkendala Sinyal

Menurut dia, karena sinyal internet yang terkadang kurang mendukung di kawasan wisata perbukitan itu maka dalam satu rombongan wisatawan tidak kadang semuanya dapat masuk kawasan karena gagal scan aplikasi, meskipun sudah menunjukkan kartu vaksin.

"Kendala paling utama itu misal satu mobil ada enam orang, empat bisa masuk, dua tidak bisa, satu motor boncengan dua orang, yang satu masuk satu tidak, jadi kendalanya banyak, makanya saat uji coba pertama itu tidak ada 50 persen yang bisa masuk," katanya.

Dia mengatakan, persoalan tersebut berujung pada keluhan wisatawan karena seolah-olah merasa dipersulit, sehingga kemudian tidak sedikit pengunjung meluapkan kemarahan dan memberikan komentar negatif.

Baca Juga: Cinema XXI Plaza Ambarrukmo Buka Lagi, Penonton Bioskop Dilarang Makan dan Minum

"Kami sudah jelaskan ini uji coba untuk kepentingan program pemerintah, dan memang perlu penyadaran, dan kami maklum jauh-jauh rombongan ke sini tidak bisa masuk, lainnya bisa masuk kan spontan marah-marah," katanya.

Dia mengatakan, persoalan sinyal internet di kawasan wisata yang lambat sudah disampaikan ke pihak pemerintah agar ada solusi, atau ada kebijakan lain yang memberi kemudahan bagi wisatawan untuk masuk kawasan wisata.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selain Klaster Tilik, Muncul Klaster Senam di Bantul

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:59 WIB
X