• Selasa, 30 November 2021

KPK Dalami Keterangan Tiga Saksi Terkait Peran Bupati Banjarnegara Dalam Mengatur Pemenang Lelang Proyek

- Jumat, 17 September 2021 | 18:53 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.  ((Antara/HO-Humas KPK))
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. ((Antara/HO-Humas KPK))

KPK telah menetapkan Budhi dan Kedy sebagai tersangka pada 3 September 2021.

Baca Juga: Program Pekan Kebudayaan Belum Menyentuh Para Seniman. Begini Seharusnya Menurut Pemerhati Budaya

Keduanya disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dalam konstruksi perkara, KPK menyebut pada September 2017, Budhi memerintahkan Kedy memimpin rapat koordinasi (rakor) yang dihadiri oleh para perwakilan asosiasi jasa konstruksi di Kabupaten Banjarnegara.

Dalam pertemuan tersebut, disampaikan sebagaimana perintah dan arahan Budhi, Kedy menyampaikan bahwa paket proyek pekerjaan akan dilonggarkan dengan menaikkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai 20 persen dari nilai proyek dan untuk perusahaan-perusahaan yang ingin mendapatkan paket proyek dimaksud diwajibkan memberikan komitmen "fee" sebesar 10 persen dari nilai proyek.

Baca Juga: Program Kartu Prakerja Mendisrupsi Pasar Pelatihan Kerja Menjadi 'On Demand'

Pertemuan lanjutan kembali dilaksanakan di rumah pribadi Budhi yang dihadiri oleh beberapa perwakilan Asosiasi Gapensi Banjarnegara dan secara langsung Budhi menyampaikan diantaranya menaikkan HPS senilai 20 persen dari harga saat itu. Dengan pembagian lanjutannya adalah senilai 10 persen untuk Budhi sebagai komitmen "fee" dan 10 persen sebagai keuntungan rekanan.

Selain itu, Budhi juga berperan aktif dengan ikut langsung dalam pelaksanaan pelelangan pekerjaan infrastruktur diantaranya membagi paket pekerjaan di Dinas PUPR Kabupaten Banjarnegara, mengikutsertakan perusahaan milik keluarganya, dan mengatur pemenang lelang.

Kedy juga selalu dipantau serta diarahkan oleh Budhi saat melakukan pengaturan pembagian paket pekerjaan yang nantinya akan dikerjakan oleh perusahaan milik Budhi yang tergabung dalam grup Bumi Rejo.

Baca Juga: Polemik Pernyataan Krisdayanti. Wakil Ketua Komisi III DPR Menyatakan, Gaji Anggota DPR Untuk Serap Aspirasi

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asrama Haji Akan Dijadikan Tempat Karantina Jemaah Umrah

Minggu, 28 November 2021 | 20:05 WIB
X