• Senin, 6 Desember 2021

Kapal Perang Indonesia Selalu Bersiaga di Laut Natuna Utara. Ini Alasannya

- Jumat, 17 September 2021 | 18:32 WIB
Salah satu KRI yang bersiaga di perairan Laut Natuna Utara, Jumat (17/9/2021)  (ANTARA/HO-Dinas Penerangan Komando Armada I TNI AL)
Salah satu KRI yang bersiaga di perairan Laut Natuna Utara, Jumat (17/9/2021) (ANTARA/HO-Dinas Penerangan Komando Armada I TNI AL)

JAKARTA, harianmerapi.com - Panglima Komando Armada I TNI AL, Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah, memastikan kapal-kapal perang Indonesia (KRI) selalu bersiaga di perairan Laut Natuna Utara. Mereka berpatroli guna memastikan kehadiran unsur TNI AL di Laut Natuna Utara.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (17/9/2021), dia menyatakan, tugas TNI AL berdasarkan UU Nomor 34/2004 tentang TNI, melaksanakan tugas menjaga dan mengamankan kedaulatan di perairan nasional dan hak berdaulat nasional di perairan, termasuk Laut Natuna Utara, dengan menggelar operasi “Siaga Segara 21”.

Dalam mengamankan Laut Natuna Utara dituntut kehadiran KRI selama ada 1 X 24 jam dan di sana TNI AL mengerahkan lima KRI secara bergantian.

Baca Juga: Program Kartu Prakerja Mendisrupsi Pasar Pelatihan Kerja Menjadi 'On Demand'

"Paling tidak ada tiga atau empat KRI berada di laut, sementara lainnya melaksanakan bekal ulang, sehingga dapat memantau kapal-kapal yang kemungkinan memasuki perairan yurisdiksi Indonesia," kata dia.

Selain KRI, kata Arsyad, operasi di Laut Natuna Utara juga melibatkan pesawat udara TNI AL untuk melakukan patroli udara maritim secara rutin di wilayah itu.

"Dari hasil patroli udara hari ini, empat KRI berada di Laut Natuna utara untuk menjaga keamanan laut dan memberikan rasa aman bagi para pengguna laut khususnya para nelayan Indonesia," jelas Arsyad.

Baca Juga: Polemik Pernyataan Krisdayanti. Wakil Ketua Komisi III DPR Menyatakan, Gaji Anggota DPR Untuk Serap Aspirasi

Ia mengatakan hasil patroli udara tidak dijumpai adanya kapal perang ataupun kapal Penjaga Pantai negara asing, demikian pula dengan kapal ikan asing.

Terkait video viral, tentang kapal nelayan yang memvideokan keberadaan kapal perang asing, dia menyatakan itu bisa saja terjadi.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Pertama Varian Omicron Muncul di Thailand

Senin, 6 Desember 2021 | 15:30 WIB
X