• Selasa, 7 Desember 2021

Polri dan PPATK Sita Uang TPPU Rp 531 M, Mahfud MD Beri Apresiasi

- Kamis, 16 September 2021 | 21:24 WIB
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Menkopolhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Dian Ediana Rae, menyampaikan konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/9/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Menkopolhukam Mahfud MD dan Kepala PPATK Dian Ediana Rae, menyampaikan konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (16/9/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Menurut dia, keberhasilan Bareskrim Polri dan PPATK memberikan dampak positif bagi kesiapan Indonesia dalam menghadapi Mutual Evaluation Review (MER) yang diselenggarakan oleh FATF on Money Laundering.

Baca Juga: KPK Lancarkan OTT di Kalimantan Selatan, Para Pihak Diamankan di Jakarta

"Untuk menjadi anggotanya itu salah satu harus punya banyak prestasi di dalam menangani TPPU, itu bukan syarat satu-satunya, tapi itu memberi "grade" sendiri agar Indonesia bisa menjadi anggota penuh. Sehingga dengan demikian sedang menambah kredit dan akan terus menambah kredit untuk dapat diterima menjadi anggota FTAF tadi," kata Mahfud.

Mahfud menambahkan pengungkapan tindak pidana pencucian uang ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dari penegakan hukum dalam upaya pemulihan ekonomi nasional khususnya di masa pandemi saat ini.

Pemerintah, lanjutnya, bekerja dengan serius melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kegiatan bisnis ilegal yang dapat merugikan masyarakat dan negara dalam hal ini terkait dengan peredaran obat-obatam ilegal di masyarakat.

Baca Juga: Emas 6,8 Kg yang Digasak Perampok di Medan Senilai Rp 6,5 M, Kapolda Sumut: Masih Utuh, Belum Dijual Pelaku

"Oleh sebab itu saya mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kabareskrim Polri dan PPATK yang telah bersinegi dengan baik dan berkolaborasi melakukan "joint investigation" dan mengungkap tindak pidana pencucian uang yang berasal dari peredaran obat ilegal dengan hasil sitaan Rp531 miliar rupiah, orangnya sudah diamankan," kata Mahfud.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X