• Rabu, 5 Oktober 2022

Lomba Racik Jamu Tradisional Pemkab Boyolali Diikuti 12 Peserta

- Kamis, 16 September 2021 | 21:04 WIB
Seorang pengrajin jamu tradisional saat menyajikan racikan jamu tradisional dalam lomba yang digelar di Museum R. Hamong Wardoyo Kabupaten Boyolali, Kamis (16/9/2021). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.)
Seorang pengrajin jamu tradisional saat menyajikan racikan jamu tradisional dalam lomba yang digelar di Museum R. Hamong Wardoyo Kabupaten Boyolali, Kamis (16/9/2021). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.)

BOYOLALI, harianmerapi.com - Sebanyak 12 peserta ikut meramaikan lomba meracik jamu tardisional, minimal lima jenis.

Lomba meracik jamu ini digelar Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dalam rangka upaya mendorong masyarakat dalam pelestarian peninggalan budaya leluhur.

"Penyelenggaraan lomba meracik jamu tradisional ini, salah satu upaya pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali untuk menjaga warisan budaya leluhur," kata Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali, Darmanto, di sela acara lomba meracik jamu tradisional, yang digelar di Museum R. Hamong Wardoyo, Kabupaten Boyolali, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: Uji Coba Pembukaan Wisata Tebing Breksi, Pengunjung Wajib Cek Barcode PedulLindungi

Darmanto mengatakan sebanyak 12 peserta lomba harus meracik sedikitnya lima macam jamu tradisional. Kelima jamu tersebut antara lain beras kencur, kunir asem, jamu pelentur lemak atau wedang juminten, jamu symplisia dan jamu daun sirih.

Ia menjelaskan lomba dengan hadiah total Rp2 juta dari Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2021 tersebut diselenggarakan untuk melestarikan budaya khususnya jamu tradisional sebagai pengganti obat yang memiliki bahan dasar kimia.

"Jadi di Jawa ada peninggalan dari nenek moyang yaitu jamu-jamuan, ini yang harus dilestarikan. Dengan harapan para pelaku usaha tetap bisa melestarikan peninggalan dari nenek moyang berupa jamu ini, baik dari pengrajinnya maupun penikmatnya," katanya seperti dikutip Antara.

Baca Juga: Kejujuran Membawa Nikmat 19: Berat Membayangkan Masa Depan

Ody Dasa Fitranto, salah satu juri lomba mengungkapkan terdapat empat kriteria dalam penilaian lomba meracik jamu. Kriteria pertama yakni komposisi bahan dan kandungan dari jamu yang dibuat, alat, dan bahan yang di gunakan, kreativitas penyajian dan estetika saat penyajian.

"Kami apresiasi antusiasnya masyarakat peserta lomba. Mereka berkreasi dengan model penyajian yang sangat menarik dari segi bisnis dan dari pakaian yang digunakan peserta juga sangat menarik," katanya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X