• Selasa, 30 November 2021

Klarifikasi Susi Pudjiastuti yang Membuat SIM Baru di Polsek Pangandaran

- Kamis, 16 September 2021 | 20:18 WIB
Susi Pujiastuti mengurus SIM baru karena SIM lamanya sudah mati 20 tahun.   (Instagram Susi Pujiastuti)
Susi Pujiastuti mengurus SIM baru karena SIM lamanya sudah mati 20 tahun. (Instagram Susi Pujiastuti)

PANGANDARAN, harianmerapi.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti klarifikasi menjawab penasaran masyarakat terkait proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sudah mati 20 tahun.

Susi mengaku mengurus SIM baru di Polsek Pangandaran Jawa Barat, Rabu (15/9/2021). Sesuai peraturan, SIM yang mati sehari harus membuat SIM baru. Apalagi SIM miliknya mati 20 tahun.

Susi mengatakan, mengikuti semua proses dan tahapan pembuatan SIM anyar dari tes
tertulis, tes praktik hingga dinyatakan lulus. Susi mengaku tidak mendapat ketistimewaan
khusus dari pihak kepolisian meski ia adalah mantan menteri.

Baca Juga: SIM Susi Pujiastuti Ternyata Sudah Mati 20 Tahun

"Kawan-kawan mengaklarifikasi tentang SIM yang baru saya buat. Kemarin saya hanya sempat memvideokan di mana saya sudah selesai foto," buka Susi dalam klarifikasi di akun Twitrer-nya, Kamis (16/9/2021).

Susi melanjutkan, sebelum vlog tersebut dibuat, ia sudah melewati ujian kesehatan,
tertulis maupun praktik pembuatan SIM baru yang semuanya dinyatakan lulus. Sehingga ia
berhak mengikuti tahap selanjutnya berupa foto identitas, pengambilan sidik jari dan
tanda tangan digital.

"Apakah saya dapat privilege (keistimewaan) tidak melalui tes tertulis dan kesehatan?
Itu juga tidak benar," tegas Susi.

Baca Juga: Urus SIM yang Mati 20 Tahun, Susi Pujiastuti Puas dengan Sekali Jebretan Foto

Setiap membuat SIM, Susi selalu tertib mengikuti aturan. Bahkan saat membuat SIM C, ia
pernah mendapat nilai terbaik se Jawa Barat.

Susi juga bercerita pernah memiliki SIM B1 untuk mengemudikan kendaraan berat, seperti
truk engkel hingga dobel.

"Dulu juga punya SIM B1, karena suka mengendari truk, belum tahu ya susi ini bisa
kendaraain fuso dulu," ujarnya.

Susi juga menjawab rasa penasaran masyarakat kenapa bisa membuat SIM di tingkat Polsek.
Menurutnya, Polsek Pangandaran bisa untuk mengurus SIM, karena saat ini Pangandaraan
sudah berbentuk kabupaten sendiri.

"Di Polsek Pangandaran memang benar sudah bisa urus SIM. Kenapa demikian, karena
sebetulnya Pangandaran sudah hampir delapan tahun ini berbentuk kabupaten, dulunya bagian dari Ciamis. Jadi dulu kalau ngurus SIM harus ke Ciamis," sambungnya.*

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asrama Haji Akan Dijadikan Tempat Karantina Jemaah Umrah

Minggu, 28 November 2021 | 20:05 WIB
X