• Selasa, 26 Oktober 2021

DPR Dukung Pengetatan WNA Masuk ke Indonesia Guna Mencegah Penularan Covid-19 Varian Baru

- Kamis, 16 September 2021 | 12:20 WIB
 Sejumlah calon penumpang mengantre di lokasi tes cepat (rapid test) Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta. ( ANTARA/HO-Angkasa Pura II)
Sejumlah calon penumpang mengantre di lokasi tes cepat (rapid test) Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta. ( ANTARA/HO-Angkasa Pura II)


JAKARTA, harianmerapi.com - Anggota Komisi IX DPR Nurhadi mendukung keputusan pemerintah memperketat persyaratan warga yang mau masuk ke Indonesia dan menutup beberapa bandara.


Kebijakan tersebut dinila tetap, namun yang lebih penting implementasinya konsisten, karena demi mencegah penyebaran Covid-19 varian baru.

Hal tersebut disampaikan Nurhadi dalam keterangan diterima di Jakarta, Kamis (16/9/2021). Ia optimis kebijakan tersebut mampu mencegah risiko penularan Covid-19 varian baru.

"Kebijakan untuk menutup pintu masuk WNA dari negara yang kasus Covid-19 atau varian baru masih tinggi sudah tepat, hanya implementasinya harus konsisten dan pengawasannya ketat," kata dia.

Baca Juga: 3 Aplikasi Permudah Prosedur Pernikahan di Surabaya, Ini Layanan yang Bisa Diakses

Pemerintah menutup pintu masuk kedatangan mancanegara. Kunjungan dari luar negeri hanya boleh melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta dan Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado.

Selain itu, para pendatang dari mancanegara wajib tes PCR tiga kali dan menjalani karantina selama delapan hari.

Nurhadi meminta kebijakan itu berlaku maksimal. Jangan sampai ada celah warga negara asing atau warga Indonesia dari luar negeri masuk tidak sesuai persyaratan, karena implikasinya sangat berisiko.

Dia sepakat kebijakan pemerintah itu tentu akan mempengaruhi bisnis di sektor penerbangan.

Baca Juga: 5 Saksi Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Budhi Sarwono di Banjarnegara

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Mau Terbang, Ini Aturan Terbaru dari Kemenhub

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:12 WIB
X