• Minggu, 17 Oktober 2021

Menko PMK Minta Sekolah Segera Gelar PTM Bila Pendidik Sudah 100 Persen Divaksin

- Kamis, 16 September 2021 | 11:31 WIB
 Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (kanan) meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di salah satu sekolah di Indonesia.  (ANTARA/HO-Kemenko PMK.)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (kanan) meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di salah satu sekolah di Indonesia. (ANTARA/HO-Kemenko PMK.)


JAKARTA, harianmerapi.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mewajibkan bagi satuan pendidikan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) bila cakupan vaksinasi bagi tenaga pendidik sudah mencapai 100 persen.


Sedang untuk peserta didiknya, menurut Menko PMK, tak perlu menunggu hingga 100 persen, karena kalau harus menunggu maka sekolah tak segera gelar PTM.


"Kalau sudah 100 persen tenaga pendidik tervaksin, maka wajib melaksanakan PTM. Tidak harus menunggu sampai 100 persen peserta didiknya divaksin. Saya rasa, kalau menunggu hingga semua tuntas, gak buka-buka itu sekolah, madrasah dan pesantren," kata Muhadjir Effendy melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: BIN Vaksinasi 72 Ribu Pelajar dan Warga di 10 Provinsi, Presiden Jokowi Pantau Langsung ke Aceh

Muhadjir mengatakan pemerintah sedang mempercepat pelaksanaan vaksinasi bagi pendidik seperti guru dan dosen serta tenaga kependidikan untuk mempersiapkan kegiatan PTM, khususnya di zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 dan 3 seperti yang telah diperintahkan Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu.

 

Berdasarkan laporan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan RI, per 13 September 2021, baru sebanyak 62 persen atau sebanyak 3,42 juta pendidik dan tenaga pendidik yang sudah menerima vaksinasi. Dari jumlah tersebut, 39 persen di antaranya sudah menerima 2 dosis vaksin.

Karena itu, Muhadjir memerintahkan Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbud ristek), Kementerian Agama (Kemenag), Kemenkes, Pemda kabupaten/kota, propinsi dan dinas-dinas terkait di daerah untuk berkolaborasi dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pendidik.

Baca Juga: Parah! Televisi Minim Tayangan Khusus Bagi Anak-anak

Muhadjir menargetkan pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga pendidik harus sudah selesai pada akhir September 2021. Harapannya apabila tenaga pendidik di satuan pendidikan baik sekolah, madrasah dan pesantren sudah semuanya divaksin, maka pelaksanaan PTM wajib untuk dilakukan.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Kasus Korupsi Bupati Muba. KPK Tahan Empat Tersangka

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:03 WIB
X