• Selasa, 21 September 2021

Evakuasi Jenazah Korban Pesawat Rimbun Air yang Jatuh di Papua Terhambat Cuaca Buruk

- Rabu, 15 September 2021 | 21:36 WIB
Tim SAR gabungan bersama warga berhasil tiba di lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air di ketinggian 2.400 meter, di Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Papua. (ANTARA/HO )
Tim SAR gabungan bersama warga berhasil tiba di lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air di ketinggian 2.400 meter, di Bilogai, Kabupaten Intan Jaya, Papua. (ANTARA/HO )

INTAN JAYA,harianmerapi.com- Cuaca buruk menghadang proses evakuasi korban kru pesawat Rimbun Air yang jatuh dalam penerbangan Nabire-Sugapa di Papua, Rabu, (15/9/2021).

Komandan Batalion (Danyon) 501/BY Letkol Inf Arfa Yudha mengakui Tim SAR gabungan saat ini sudah berada di lokasi, namun karena cuaca buruk maka proses evakuasi jenazah ketiga korban mengalami hambatan.

Di lokasi hujan dan kabut mewarnai proses evakuasi, sehingga dijadwalkan Kamis (16/9/2021) pagi jenazahnya dievakuasi ke Sugapa.

Baca Juga: Tim SAR Jajaki Jalur Darat Menuju Lokasi Kecelakaan Pesawat Rimbun Air

Arfa Yudha menyatakan, tim SAR gabungan bersama masyarakat masih berada di TKP yang jaraknya sekitar 5-6 km dari Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

"Mudah-mudahan besok (Kamis, 16/9/2021) cuaca bagus, sehingga evakuasi jenazah ketiga kru pesawat Rimbun Air dapat dilakukan," ujar Letkol Inf Arfa Yudha.

Pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK-OTW, Rabu pagi, dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan Nabire-Sugapa, dan kemudian ditemukan jatuh di kawasan pegunungan sekitar Bilogai pada ketinggian 2.400 meter.

Baca Juga: Pesawat Rimbun Air Ditemukan di Ketinggian 2.400 Meter di Bilogai, Begini Kondisi 3 Kru

Pesawat kargo yang membawa bahan bangunan itu diterbangkan oleh pilot Mirza, co pilot Fajar, dan mekanik Iswahyudi.*

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X