• Rabu, 20 Oktober 2021

Pushidros TNI AL Menemukan Bahaya Keselamatan Navigasi dan Pelayaran Selat Bangka. Ini Penyebabnya

- Rabu, 15 September 2021 | 16:57 WIB
Suasana ketika Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan menyampaikan hasil investigasi kerangka kapal menggunakan KRI Pollux-935 di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu. (15/9/2021)  ((ANTARA/HO-Humas TNI AL))
Suasana ketika Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan menyampaikan hasil investigasi kerangka kapal menggunakan KRI Pollux-935 di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu. (15/9/2021) ((ANTARA/HO-Humas TNI AL))

Hasil konfirmasi visual tersebut, kata Komandan Pushidrosal ini, menemukan jejak huruf A dan G pada bagian buritan kerangka kapal, yang mengindikasikan bahwa kapal tersebut adalah MV. Pagaruyung yang telah tenggelam pada bulan September tahun 2003.

Baca Juga: Heboh Kelainan Seks Oknum Dokter

“Dari observasi visual kondisi bangunan kapal secara keseluruhan, hampir keseluruhan bangunan kapal telah padat ditumbuhi terumbu karang yang dihuni berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya,” ucap dia menambahkan.

Wilayah perairan nasional merupakan alur pelayaran strategis dan sebagian perairan merupakan alur pelayaran yang padat. Selat Bangka merupakan salah satu selat prioritas pemerintah, sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia (KKI).

Baca Juga: Pesinetron Ijonk Mendatangi Polres Jaksel Untuk Klarifikasi KDRT Yang Dilakukan Oleh Istrinya

Pushidrosal secara bertahap akan terus melaksanakan pemutakhiran data peta navigasi dan pelayaran melalui survei pemetaan hidro-oseanografi di sepanjang alur Selat Bangka.

“Pushidrosal sebagai lembaga yang mengemban fungsi pemerintah dalam penyelenggaraan keselamatan navigasi dan pelayaran melalui publikasi peta laut kertas maupun elektronik, serta publikasi nautika lainnya, akan senantiasa berupaya menyajikan peta untuk kepentingan navigasi dan pelayaran yang akurat dan terpercaya pada wilayah perairan nasional lainnya,” kata Agung.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X