• Selasa, 19 Oktober 2021

5 Hal yang Harus Disiapkan dari Pandemi Covid-19 Menjadi Epidemi

- Minggu, 12 September 2021 | 14:07 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito (kiri) saat memberikan arahan dalam Rapat Penanganan COVID-19 bersama Forkopimda di Pendopo Bupati Malang, Sabtu(11/9/2021). ( ANTARA/BNPB)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito (kiri) saat memberikan arahan dalam Rapat Penanganan COVID-19 bersama Forkopimda di Pendopo Bupati Malang, Sabtu(11/9/2021). ( ANTARA/BNPB)



JAKARTA, harianmerapi.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito menyampaikan lima hal yang harus disiapkan dari situasi pandemi Covid-19 menuju epidemi.


Ganip yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berharap seluruh pesan penting ini dapat dijalankan secara disiplin guna menjadikan momentum positif ini sebagai masa transisi dari pandemi menuju epidemi.

"Ini harapan saya selaku Kasatgas, untuk bisa pada posisi yang sedang menurun ini untuk bisa dijadikan masa transisi dari pandemi menuju epidemi," ujar Ganip dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu (12/9/2021).

Baca Juga: Lions Clubs Indonesia Gelar Vaksinasi Covid-19 Guna Dukung Program Pemerintah

Ada lima poin penting yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, mengenai Protokol Kesehatan (Prokes) 3M, masyarakat harus lebih diedukasi, sosialisasi dan mitigasi terhadap perubahan perilaku.

Pembentukan posko PPKM berbasis mikro juga perlu dibuat. Selain itu, pembentukan Satgas prokes di fasilitas umum juga dinilai perlu, hal ini bertujuan sebagai basis pengendalian di seluruh lapisan masyarakat.

Kedua, upaya percepatan vaksinasi juga terus dilakukan oleh pemerintah pusat dibantu oleh seluruh unsur Pentahelix demi tercapainya kekebalan kelompok atau "herd imunity."

Baca Juga: Vaksinasi di Industri Mampu Menekan Risiko Covid-19 Hingga 80 persen

Ketiga adalah testing, diharapkan nantinya setiap daerah mampu menyediakan minimal satu atau dua laboratorium PCR di tiap Kabupaten/Kota. Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan pengecekan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.

Keempat yakni tracing. Tenaga swabber dan tracer diupayakan untuk diperbanyak, sehingga mampu mencapai target yang telah ditentukan yakni 1:15. Artinya apabila ada 1 orang yang terkonfirmasi positif, maka dapat dilakukan pengecekan terhadap 15 orang yang memiliki riwayat kontak erat.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Kasus Korupsi Bupati Muba. KPK Tahan Empat Tersangka

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:03 WIB
X