• Selasa, 7 Desember 2021

LBH Sembada Siap Tampung Karyawan Difabel, Targetkan Akreditasi A

- Jumat, 10 September 2021 | 20:19 WIB
 Tim Penilai Faktual Lapangan Kanwil Kemenkumham DIY saat mengunjungi LBH Sembada.  (Foto: Yusron Mustaqim)
Tim Penilai Faktual Lapangan Kanwil Kemenkumham DIY saat mengunjungi LBH Sembada. (Foto: Yusron Mustaqim)

 


SLEMAN, harianmerapi.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sembada menargetkan lolos dengan akreditasi A pada tahun 2022-2024. Pasalnya setiap tahun LBH Sembada telah menangani ratusan perkara prodeo atau probono.


"Tahun ini kami berharap dengan program yang kami lakukan dan program ke depan yakni pendampingan masyarakat tidak mampu dan miskin, penyuluhan hukum dan program yang lain sehingga nantinya akreditasi C menjadi A," ujar Pembina LBH Sembada, Sapto Nugroho Wusono SH MH kepada wartawan usai menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan dari Kanwil Kemenkumham DIY di Kantor LBH Sembada, Jumat (10/9/2021).


Disebutkan, program ke depan sebagaimana amanat UU No 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas, LBH Sembada yang bergerak khususnya di bidang perempuan dan anak dan sekarang fokus mendampingi disabilitas yang berhadapan dengan hukum. Bahkan untuk tahun ini LBH Sembada menargetkan dapat memenuhi kuota 2 persen karyawan disabilitas.

Baca Juga: Berbekal Mobil Sewaan, Pria Pengangguran Ini Tipu 10 Janda di Semarang


Sampai saat ini fasilitas yang disediakan LBH Sembada seperti kursi roda, akses pintu masuk maupun toilet ramah difabel. Hal ini mendukung bagi klien maupun karyawan difabel saat berada di LBH Sembada.


"Untuk mendapatka akreditasi A, organisasi bantuan hukum (OBH) minimal telah menangani 60 perkara prodeo per tahun. Kami sendiri untuk perkara prodeo dan probono per tahun mencapai ratusan sehingga kami harap direspons positif oleh pusat untuk mendapat akreditasi A," jelas Sapto.


Sementara Tim Penilai Faktual Lapangan Kanwil Kemenkumham DIY, Bayu Putro Panerus menyatakan, mulai tahun ini terdapat 21 OBH lama mengikuti akreditasi ulang untuk mendapatkan akreditasi untuk periode 2022-2024. Berbagai OBH di Yogyakarta ini akan berjuang untuk mempertahankan status akreditasi maupun meningkatkan status akreditasi.

Baca Juga: Terdesak Kebutuhan, Seorang Nenek Mencuri 3 Kilogram Bawang Merah di Pasar. Begini Kelanjutannya


"Verifikasi akreditasi OBH tahun 2022-2024 saat ini telah memasuki verifikasi faktual lapangan. Verifikator sendiri dilakukan melalui tiga tahap, pertama verifikasi memasukkan berkas secara online, kedua verifikasi berkas dan saat ini penilaian langsung ke lapangan. Sebelumnya di Yogyakarta ada 22 OBH yang terakreditasi dan kini hanya ada 21 OBH karena 1 OBH mengundurkan diri," tegas Bayu.*

 

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X