• Selasa, 26 Oktober 2021

Lapas Kelas 1 Tangerang Yang Terbakar, Ternyata Belum Diasuransikan. Berapa Kerugian Akibat Kejadian Itu?

- Jumat, 10 September 2021 | 19:43 WIB
Bangunan Blok C2 Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) pascakebakaran.  (ANTARA FOTO/Handout/Bal)
Bangunan Blok C2 Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021) pascakebakaran. (ANTARA FOTO/Handout/Bal)

JAKARTA, harianmerapi.com - Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Banten yang terbakar ternyata belum diasuransikan. Kompleks Lapas yang merupakan aset negara ini bernilai Rp48 miliar namun yang terbakar bernilai Rp1,5 miliar dengan peralatan mesin Rp75 juta.

Lapas Tangerang sayangnya itu belum diasuransikan,” kata Direktur Barang Milik Negara (BMN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Encep Sudarwan dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Meski demikian, dia mengaku masih akan meneliti dan mendalami kerugian negara yang disebabkan oleh terbakarnya Lapas Tangerang ini.

Baca Juga: Jacksen Tiago Kecewa Persipura Dikalahkan 10 Pemain Persela. Dia Menyebut Timnya Kurang Fokus

“Nanti akan dicek lagi, itu belum final. Kami sudah punya NUK, tahun perolehan, nilainya Rp1,5 miliar tapi ini sedang diteliti,” tegasnya.

Ia menegaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia begitu kebakaran melanda Lapas Kelas I Tangerang ini.

Tak hanya itu, ia mengaku mendapat arahan dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Rionald Silaban untuk menyiapkan kebutuhan Lapas yakni berupa tanah kosong yang merupakan BMN untuk pembangunan Lapas.

Baca Juga: Peredaran Rokok Ilegal Yang Ditawarkan Melalui E-Commerce. Ratusan Bungkus Berhasil Diamankan

“Kami juga arahan Dirjen untuk menyiapkan kebutuhan lapas, ternyata kami harus menyiapkan. Ada tanah kosong berupa BMN yang kami siapkan untuk pembangunan Lapas di Jabodetabek maupun di luar,” jelasnya.

Sebagai informasi, terjadi kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9) sekitar pulul 01.45 WIB akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Terbang, Ini Aturan Terbaru dari Kemenhub

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:12 WIB
X