• Senin, 29 November 2021

Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Naik ke Penyidikan, Polisi Belum Umumkan Tersangka

- Jumat, 10 September 2021 | 14:44 WIB
 Foto suasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). ( ANTARA FOTO/Handout)
Foto suasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). ( ANTARA FOTO/Handout)


JAKARTA, haianmerapi.com - Polda Metro Jaya telah menaikkan status kasus kebakaran Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang, Banten, dari tingkat penyelidikan ke penyidikan.


Meski demikian, polisi belum menetapkan siapa tersangkanya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tim penyidik telah bekerja keas mengumpulkan alat bukti dan pemanggilan saksi.

"Tadi pagi dari penyelidikan ditingkatkan jadi penyidikan. Jadi sudah naik sidik sehingga tindak lanjut ke depan kita buat administrasi kita panggil kembali melakukan pemeriksaan," kata Yusri Yunus di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Baca Juga: Jaksa Agung ST Burhanuddin Raih Profesor dari Unsoed, Ingatkan Sumber Hukum adalah Moral

Polda Metro Jaya rencananya memeriksa sebanyak 22 orang saksi terkait kasus kebakaran Lapas Tangerang itu yang terbagi menjadi tiga klaster.

Klaster pertama, kata Yusri, merupakan petugas Lapas yang berjaga saat kejadian. Klaster kedua terdiri dari warga binaan yang selamat. Sedangkan klaster ketiga terdiri atas pendamping warga binaan.

"Rencananya tim penyidik sedang menyusun pemanggilan beberapa saksi untuk melengkapi berkas perkara," ujar Yusri.

Sebanyak 44 narapidana tewas dalam kebakaran yang terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.

Baca Juga: Terungkap Fakta 15 Taruna PIP Semarang Dianiaya Seniornya di Luar Kampus

Dari jumlah tersebut, 41 jenazah yang tewas kemudian dilakukan proses identifikasi di Rumah RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Satu jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang telah teridentifikasi atas nama Rudi bin Ong Eng Chue dan telah diserahkan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) kepada pihak keluarga di RS Polri Kramat Jati.*

 

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asrama Haji Akan Dijadikan Tempat Karantina Jemaah Umrah

Minggu, 28 November 2021 | 20:05 WIB
X