Tempat Ibadah pun Dipasangi APK

Tim kampanye pilpres di DIY mengecek kondisi baliho APK yang difasilitasi KPU DIY. (MERAPI-TRI DARMIYATI)
Tim kampanye pilpres di DIY mengecek kondisi baliho APK yang difasilitasi KPU DIY. (MERAPI-TRI DARMIYATI)

WATES (MERAPI) – Bawaslu Kulonprogo menemukan 198 pelanggaran tata cara pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) selama masa kampanye sebulan ini. Pelanggaran tersebut meliputi pemasangan tidak mandiri seperti dipaku atau dipasang di pohon dan tiang listrik. Sebagian di antaranya bahkan dipasang di tempat ibadah dan tempat pendidikan.

Ketua Bawaslu Kulonprogo, Ria Harlina menyampaikan, pelanggaran tata cara pemasangan APK dilakukan oleh 12 partai politik (parpol) peserta Pemilu yakni PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, Berkarya, PKS, Perindo, PPP, PAN, Hanura, Demokrat dan PBB. Dari 198 APK tersebut, 78 di antaranya melanggar lokasi pemasangan, kemudian 110 melanggar tata cara pemasangan, serta melanggar keduanya sebanyak 10 buah.

“Dari jenisnya, APK yang melanggar yakni 6 baliho, 33 spanduk, 4 umbul-umbul, 146 buah bendera, serta 8 rontek,” kata Ria.

Sebagai langkah tindaklanjut, Panwaslu Kecamatan telah mengirimkan rekomendasi kepada PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) yang kemudian diteruskan kepada KPU Kulonprogo. Nantinya, KPU akan mengirimkan surat kepada peserta pemilu untuk menertibkan APK yang melanggar.

“Jika dalam waktu 1×24 jam peserta pemilu tidak menertibkan APK yang melanggar tersebut, maka kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan,” tegasnya.

Komisioner Bawaslu Kulonprogo, Koordinator Divisi Hukum, Sengketa dan Penindan Pelanggaran, Panggih Widodo menambahkan, pemasangan APK merupakan salah satu metode kampanye peserta Pemilu. Untuk meminimalisir pelanggaran, Bawaslu telah mengirimkan surat himbauan ke seluruh peserta Pemilu.

“Kami juga sudah melakukan sosialisasi serta memberikan imbauan secara persuasif kepada peserta Pemilu di seluruh wilayah Kulonprogo,” urainya.

Diakui Panggih, masih banyak tim atau pelaksana kampanye yang tidak memahami regulasi pemasangan APK terutama terkait lokasi pemasangan (zonasi). Saat berkampanye dengan metode pemasangan APK, peserta Pemilu harus menaati prosedur dan regulasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, PKPU, Peraturan Bupati, maupun Keputusan KPU Kulonprogo terkait lokasi pemasangan APK. (Unt)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
OUTING CLASS KB/TKA NYAI AHMAD DAHLAN-Ajarkan Anak-anak Sayangi Binatang

RATUSAN anak-anak dari Kelompok Bermain/Taman Kanak-kanak Aisyiyah (KB/TKA) Nyai Ahmad Dahlan (NAD) Kotagede terlihat antusias melihat berbagai satwa di Gembira

Close