CALON DPD JADI PENGURUS PARPOL-DIY Tunggu Keputusan KPU Pusat

UMBULHARJO (MERAPI) – Komisi Pemilihan Umum DIY tetap memproses pencalonan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang masih menjadi pengurus partai politik. KPU DIY masih menunggu dasar acuan resmi dari KPU Pusat terkait keputusan Mahkamah Konstitusi yang melarang pengurus parpol mencalonkan diri maju DPD.

Menurut Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan, keputusan MK itu tidak bisa dieksekusi langsung. Apalagi MK memutuskan mengenai hal itu pada 23 Juli 2018, atau satu hari menjelang penyerahan perbaikan kedua berkas bakal calon DPD.

“Tentu KPU RI harus mempelajari detil mengenai putusan tersebut. Kemudian KPU akan membuat panduan bagi KPU provinsi untuk melakukan apa terkait keputusan MK. Kami masih menunggu itu dari KPU RI,” kata Hamdan, Kamis (26/7).

Dia menyampaikan amar putusan MK mengenai kepengurusan parpol tidak boleh mencalonkan DPD perlu diperjelas. Terutama maksud kepengurusan parpol itu apakah cukup pengurus struktural seperti ketua, wakil dan bendahara atau seluruh pengurus parpol sampai pengurus divisi harus mundur.

Lantaran masih menunggu panduan resmi dari KPU RI, pencalonan DPD DIY tidak berpengaruh. Diketahui ada satu bakal calon DPD yang menjadi pengurus parpol yakni Yohanes Widi Praptomo. Perbaikan dukungan Yohanes juga telah diserahkan ke KPU DIY. Namun untuk surat pengunduran diri dari parpol jika tetap melanjutkan pencalonan DPD dinilai belum diperlukan saat ini.

“Belum menyerahkan surat pengunduran diri saat perbaikan berkas karena memang belum ada panduan dari KPU RI. Kalau misalnya harus mundur mekanismenya bagaimana itu akan diatur KPU. Tentu kami akan surati ke calon DPD,” terangnya.

Dia menjelaskan 3 bakal calon DPD DIY yang dukungannya masih belum memenuhi ketentuan minimal, telah menyerahkan perbaikan pada Selasa (24/7). Bakal calon DPD Yohanes Widi kurang 611 dukungan telah menyerahkan perbaikan sekitar 1.400 pendukung, Bachrul Ulum kurang 116 dukungan sudah menyerahkan perbaikan sekitar 300 pendukung. Sedangkan Fidelis Indriarto kurang 327 dukungan telah menyerahkan perbaikan sekitar 600 pendukung.

“Kami sudah lakukan verifikasi administrasi hasilnya perlu klarifikasi dukungan terkait status dan pekerjaan. Tapi jumlahnya tidak banyak,” ujar Hamdan.

Pada 29 Juli 2018 KPU DIY akan menyerahkan hasil verifikasi administrasi dan pengambilan sampel dukungan 10 persen dari dukungan yang diajukan ketiga calon DPD itu. Sampel 10 persen menjadi dasar untuk verifikasi dukungan di lapangan guna memastikan memenuhi syarat atau tidak. KPU DIY akan menyusun dan menetapkan daftar calon sementara DPD DIY pada 31 Agustus-2 September 2018. Total ada 11 bakal calon DPD DIY yang telah mendatar ke KPU DIY untuk maju pemilu 2019. (Tri)

Pin It on Pinterest

Read previous post:
Pemindahan Makam Terdampak Bandara NYIA Hampir Selesai

TEMON (MERAPI) - Tiga liang makam yang terdampak pembangunan Bandara NYIA di Dusun Kragon II, Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kulonprogo,

Close