Pendaftaran Blonjo Bareng Keempat Segera Dibuka

WATES (HARIAN MERAPI) – Gerakan Gayeng Regeng Blonjo Bareng (GRBB) yang diprakarsai Badan Koordinasi Paguyuban Kulon Progo (Bakor PKP) telah memberangkatkan paket belanja gelombang ketiga, 4 Juni lalu. Saat ini, pendaftaran gerakan tersebut untuk gelombang keempat segera dibuka.

Koordinator Pengadaan Makanan dan Minuman dari CV Cakrawala Prima Sejahtera selaku pelaksana Blonjo Bareng, Sih Sadarmi Priyatiningsih menyampaikan, Blonjo Bareng gelombang keempat akan diberangkatkan dari Kulonprogo pada 2 Juli mendatang. Ditargetkan, pada 3 Juli paket belanja sudah sampai di alamat masing-masing peserta.

“Pendaftaran Blonjo Bareng keempat dibuka mulai 14 Juni hingga 25 Juni,” katanya, Jumat (11/6).

Perempuan yang akrab disapa Ningsih itu menuturkan, Blonjo Bareng ketiga telah diberangkatkan sesuai rencana. Paket belanja telah sampai di tangan peserta tanpa kendala. Ningsih pun merasa lega karena telah berhasil mengoordinir pengadaan beragam jenis makanan dan minuman sesuai pesanan.

“Melihat prospek ke depan, kami optimis Blonjo Bareng akan semakin diminati banyak pelanggan,” imbuhnya.

Ningsih menyebut, Blonjo Bareng punya banyak kelebihan dibanding belanja online yang populer di masyarakat. Gerakan ini punya semangat kebersamaan, kepedulian dan kegotongroyongan sesama warga. Sebab, warga perantau tidak sekedar membeli makanan dan minuman khas kampung halaman,namun juga membantu pemerintah dalam meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat desa.

Saat ini, suplier Blonjo Bareng telah merata hampir di 12 kapanewon se-Kolonprogo. Disebutkan Ningsih, makanan growol diambil dari Kokap, gula diambil dari Kokap, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang dan Lendah, kemudian beras dari Lendah, Temon, Wates dan Naggulan, serta camilan, oleh-oleh khas daerah, lauk tahan lama, tepung dan makanan tradisional diambil dari Wates, Temon, Pengasih dan Sentolo.

“Hanya Kapanewon Panjatan dan Galur saja yang belum ada supliernya. Kami bersikap terbuka terhadap suplieer manapun asal sesuai dengan spesifikasi kami,” ucapnya. (Unt)
 

Read previous post:
Menantang Polisi

SIAPA berani mengumpat polisi dan mengancam dengan golok ? Apalagi itu dilakukan di Mapolresta Yogyakarta. Itulah yang dilakukan K yang

Close