Stok Darah Menipis, PMI Kulonprogo Buka Sampai Malam

WATES (HARIAN MERAPI) – Stok darah yang dimiliki Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo menipis selama Ramadan lantaran turunnya animo masyarakat untuk mendonorkan darahnya saat puasa. Sebagai upaya antisipasi, PMI Kulonprogo membuka layanan pengambilan darah 24 jam selama Ramadan.

Ketua PMI Kulonprogo, Arif Prastowo menyampaikan, hingga Minggu (9/5), stok darah untuk golongan darah O ada tiga kantong dan golongan AB hanya tersedia 8 kantong. Sedangkan, darah golongan A hanya ada 11 kantong, kemudian golongan B tersisa 13 kantong.

“Jumlah pendonor yang datang memang sedikit selama Ramadan. Padahal, kebutuhan akan darah di masyarakat tetap tinggi. Karenanya, stok darah yang kami miliki menipis,” kata Arif, Senin (10/5).

Arif menjelaskan, ibadah puasa berdampak pada kemampuan pendonor dalam menyumbangkan darahnya. Tingkat Hemoglobin (Hb) pendonor yang cenderung menurun membuat upaya pengambilan darah tidak bisa dilakukan.

Sebagai solusi, PMI Kulonprogo membuka layanan selama 24 jam selama Ramadan. Harapannya, masyarakat bisa mendonorkan darahnya setelah waktu berbuka puasa.

Staf Humas PMI Kulonprogo, Wisnu Rangga menambahkan, kebutuhan masyarakat akan darah tidak mengenal waktu, termasuk bulan Ramadan. Sebab tidak menutup kemungkinan akan ada permintaan darah untuk kondisi tertentu seperti kejadian perdarahan dalam operasi.

“Maka dari itu kami berharap agar masyarakat tetap aktif mendonorkan darahnya. Mereka yang sudah waktunya berdonor kami minta untuk segera berdonor karena stok darah sudah menipis,” kata Wisnu. (Unt)

Read previous post:
BPJS Kesehatan Prioritas Pelayanan Kontak Tidak Langsung

Close