Mudik Dilarang, Agen Bus Sepi Penumpang

WATES (HARIAN MERAPI) – Larangan mudik Lebaran yang ditetapkan pemerintah pusat pada 6-17 Mei 2021 berdampak pada sepinya penjualan tiket bus di Terminal B Wates, Kulonprogo. Sejumlah agen tiket dan Perusahaan Otobus (PO) mengeluhkan sepinya pembeli, meski perayaan Lebaran tinggal menghitung hari.

Salah satu agen tiket bus PO Sinar Jaya, Sidiq Nuradi (25) mengungkapkan, penjualan tiket sudah mengalami penurunan signifikan sejak pandemi Covid-19 melanda, tahun lalu. Bahkan jelang Lebaran tahun ini, penjualan tiket bus tetap sepi karena adanya larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Dalam sehari, kami hanya menjual tiket 2-5 kursi. Ini sedikit sekali,” katanya, Selasa (4/5).

Sidiq menambahkan, PO Bus Sinar Jaya merupakan salah satu penyedia jasa transportasi bus yang melayani perjalanan dari Yogyakarta menuju Jabodetabek dan Lampung. Ada sembilan armada bus yang dimiliki PO Sinar Jaya, namun saat ini hanya satu armada yang diaktifkan karena sepinya penumpang.

“Karena sepi penumpang, hanya satu armada saja yang diaktifkan. Kondisi ini merupakan dampak pandemi Covid-19,” katanya.

Keluhan yang sama juga disampaikan agen bus PO Bhineka, Ma’aruf. Menurutnya, menjelang Lebaran saat ini PO Bhineka belum berhasil menjual tiket bus untuk tujuan manapun. Baik tiket keberangkatan maupun kepulangan, belum laku sama sekali.

“Aturan pengetatan mudik Lebaran memperparah kondisi penjualan tiket kami setelah digempur pandemi,” ucapnya.

Ma’aruf berharap, pemerintah bisa mengkaji kembali larangan mudik Lebaran tersebut. Sebagai solusi, penerapan protokol kesehatan diperketat untuk mencegah penularan Covid-19.

“Supaya penjualan tiket bisa kembali normal,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Terminal Wates, Dinas Perhubungan DIY, Yuniarti mengakui, hingga kini pergerakan penumpang yang menggunakan transportasi bus terpantau masih landai. Berdasarkan hasil rekapitulasi jumlah penumpang bus periode 26 April – 2 Mei 2021, angka keberangkatan jurusan Yogya – Purwokerto sebanyak 178 penumpang. Kemudian keberangkatan jurusan Yogya – Jakarta/ Sumatera jumlahnya mencapai 1.694 penumpang.

“Sementara untuk kedatangan dari Purwokerto ke Yogyakarta berjumlah 119 penumpang, lalu kedatangan dari Jakarta ke Yogya/ Sumatera mencapai 1.406 penumpang,” sebutnya.

Yuni memastikan, seluruh kru transportasi bus termasuk agen sudah berupaya mencegah penularan Covid-19 dalam perjalanan. Di antaranya dengan mewajibkan calon penumpang untuk menyertakan surat bebas Covid-19 sebagai syarat perjalanan. (Unt)

Read previous post:
BI DIY Siapkan Rp 5,2 Triliun untuk Layani Penukaran Uang Baru

Close