Polisi Nyamar Jadi Calon Korban, Penipu Ulung Diringkus

MERAPI-AMIN KUNTARI
Aris digelandang ke Mapolres Kulonprogo setelah terbukti menjadi pelaku penipuan.

PENGASIH (MERAPI) – Sejumlah warga Kulonprogo menjadi korban penipuan yang dilakukan mantan sales perusahaan provider wifi, RW alias Aris (40). Warga Crangkep Lor, Purworejo itu berhasil meraup ratusan juta rupiah setelah mengelabui para korbannya dengan berpura-pura mengajak kerja sama usaha.

Kasat Reskrim Polres Kulonprogo, AKP Munarso menyampaikan, Aris beraksi di sejumlah kapanewon atau kecamatan di Kulonprogo. Ia menyasar orang-orang kaya yang memiliki banyak uang dan bersedia menanamkan modal dalam jumlah besar.

“Ini korbannya banyak. Di Sentolo ada 3 orang, yang lapor ke Satreskrim Polres 5 orang, Polsek Temon 1 orang dan Polsek Pengasih 1 orang. Nilai total uangnya lebih dari Rp 250 juta,” kata Munarso saat merilis kasus ini di Mapolres Kulonprogo, Rabu (24/2).

Ia menambahkan, modus yang dilakukan Aris yakni mengiming-imingi korbannya melalui perjanjian kerja sama. Ada dua jenis usaha yang dijanjikan Aris, yakni proyek pemasangan wifi dan perdagangan buah-buahan. “Akibat bujuk rayu pelaku, para korban bersedia memberikan uang sebagai modal usaha,” kata Munarso.

Namun, proyek dan usaha yang dijanjikan tidak pernah direalisasikan Aris. Korban yang merasa dirugikan kemudian lapor polisi. Untuk memuluskan upaya penangkapan pelaku, polisi menyamar sebagai calon korban, hingga Aris berhasil ditangkap pada 7 Februari lalu.
“Pelaku kami jerat Pasal 372 atau 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” tegasnya.

Kanit Reskrim Polsek Sentolo, Iptu Suparna menambahkan, pelaku memetakan korban dengan memanfaatkan profesinya sebagai sales perusahaan provider wifi. Saat memasang wifi atas nama perusahaan, ia mendekati korban untuk mengetahui kekayaannya.
“Dari situ dia tahu, korban ini punya uang apa tidak. Bisa ditipu atau tidak,” imbuhnya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan, Aris mengaku terpaksa menipu lantaran terlilit utang ratusan juta rupiah. Penghasilannya selama ini tak cukup untuk membayar cicilan sehingga ia bertindak kriminal. “Buat memenuhi kebutuhan sehari-hari juga,” ucapnya. (Unt)

Read previous post:
Lahan Eks Kodim Dibangun Taman Milenial

BANTUL (MERAPI) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan melakukan pembangunan Taman Milenial di eks lahan Markas Komando Distrik Militer (Makodim)

Close