Mall Pelayanan Publik Dorong Percepatan Investasi Kulonprogo

WATES (HARIAN MERAPI) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo meresmikan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kulonprogo, Kamis (3/12). Dalam kesempatan itu, Tjahjo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kulonprogo karena berhasil mengoperasikan MPP pertama di wilayah DIY dan Jawa Tengah.

Peresmian MPP Kulonprogo ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan buntal. Setelahnya, Tjahjo juga meninjau layanan di MPP dan Polres Kulonprogo. Menpan RB bahkan memberikan penghargaan kepada Bupati Kulonprogo, Sutedjo atas komitmen dan kerja samanya dalam mewujudkan MPP Kulonprogo.

“Kami mengapresiasi langkah Pemkab Kulonprogo yang cepat dan tanggap membentuk MPP. Ke depan, kami mohon operasional MPP terus dimonitor agar semakin berkembang dan cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Kehadiran MPP, lanjut Tjahjo, telah sesuai dengan misi pemerintah pusat dalam mempercepat pelayanan publik. Prosedur pengajuan layanan yang dirasa tidak relevan di masa sekarang dipangkas agar pelayanannya lebih cepat. Mulai dari pemerintah pusat, kementerian daerah hingga di lingkup desa atau kelurahan harus sigap dan cepat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Terutama layanan perizinan, harus cepat agar pertumbuhan ekonomi di daerah juga cepat berkembang. Masyarakat akan merasa puas dengan birokrasi yang memberikan pelayanan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengatakan, kehadiran MPP merupakan bagian dari upaya percepatan kemudahan investasi di Kulonprogo. MPP adalah salah satu kebijakan prioritas nasional dalam mewujudkan percepatan pelayanan, akurasi pelayanan dan fleksibilitas kerja. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo selaku pengelola MPP, Agung Kurniawan mengatakan, MPP Kulonprogo sudah dua tahun berdiri dan telah dilakukan soft launching pada 28 Desember 2018. Karenanya, Kulonprogo merupakan daerah pertama di wilayah DIY dan Jateng yang memiliki MPP.

“Awalnya MPP menyediakan 121 layanan, kemudian setelah dua tahun beroperasi, saat ini jumlah layanan di MPP telah mencapai 333 layanan di 22 stand. Salah satu layanan terbaru adalah perizinan BPOM,” kata Agung. (Unt)

Read previous post:
Bikin Paspor Bisa Sambil Ngemal

Close