Kinerja Disnakertrans Kulonprogo dan Kapanewon Nanggulan Terbaik

WATES (HARIAN MERAPI) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo mengevaluasi kinerja instansi di lingkup Pemkab Kulonprogo terkait pelaksanaan pembangunan di wilayah tersebut. Hasilnya, kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Kapanewon Nanggulan dinyatakan terbaik, sementara yang paling rendah yakni Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Bappeda Kulonprogo, Triyono menyampaikan, ada dua kategori penilaian kinerja, yaitu sangat tinggi dan tinggi. Tiga kinerja terbaik OPD lingkup dinas, badan dan irda diraih Disnakertrans dengan nilai 99,01 persen, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) 98,87 persen serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian 98,21 persen.

Kemudian peringkat kinerja terbaik lingkup kantor, kapanewon dan BPBD diraih Kapanewon Nanggulan dengan nilai 99,08 persen, RSUD Nyi Agung Serang 99,00 persen dan Kapanewon Panjatan 98,59 persen.

“Ini merupakan hasil evaluasi kinerja triwulan III. Acara ini memang sudah rutin kita agendakan setiap triwulan dengan kegiatan koordinasi kinerja pembangunan,” katanya, Senin (26/10).

Sementara kinerja terendah OPD lingkup setda, dinas dan badan adalah Kundha Kabudayan dengan nilai 76,09 persen, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) 84,36 persen dan Dinas Kesehatan 83,65 persen. Kemudian peringkat kinerja terendah lingkup kantor dan kapanewon adalah BPBD dengan nilai 89,58 persen, Kapanewon Kokap 89,86 persen dan Kapanewon Wates 90,31 persen.

“Karenanya, kami minta agar koordinasi, pengendalian dan monitoring setiap OPD dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan lebih intensif dan berkala. Akibat pandemi Covid-19, rakor triwulan satu dan dua tidak kami laksanakan dengan menggumpulkan OPD dan kapanewon, namun dengan menyerahkan hasil penilaian langsung ke masing-masing OPD,” kata Triyono.

Menanggapi hal ini, Bupati Kulonprogo, Sutedjo meminta agar seluruh OPD meningkatkan kinerjanya pada triwulan selanjutnya. OPD juga diminta menuntaskan permasalahan yang ada di triwulan III. “Kinerja harus ditingkatkan agar hasilnya lebih maksimal,” kata Sutedjo. (Unt)

Read previous post:
Dongkrak Transaksi Pedagang Pasar Tradisional di Yogya, GoShop Berikan Cashback Rp 10 Ribu

Close