Yogyakarta International Airport Siap Terapkan New Normal

TEMON (HARIAN MERAPI) – Bandara internasional di Kulonprogo, Yogyakarta International Airport (YIA) siap menerapkan kebijakan New Normal dalam masa pandemi Covid-19. Penumpang dipastikan bisa mengakses jasa penerbangan melalui bandara baru ini dengan aman dan percaya diri, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

PlT General Manager YIA dari PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama menegaskan, penerapan New Normal menjadi upaya pihaknya agar YIA tetap bisa beroperasi seperti biasa. Diakui Pandu, pandemi Covid-19 berefek luar biasa terhadap industri penerbangan, di mana 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I termasuk YIA mengalami penurunan jumlah penumpang hingga 90 persen.

“Berdampak ke pendapatan PT Angkasa Pura I juga, begitu pula dengan maskapai. Karena itulah, kami berupaya bagaimana caranya membuat penumpang merasa aman dan percaya diri saat berada di bandara. Kita petakan kiat-kiatnya, sehingga protokol kesehatan menjadi ruh di YIA,” kata Pandu dalam pertemuan dengan media di Kantor PT Angkasa Pura I, lingkup YIA, Jumat (5/6).

Ia menegaskan, para pengguna jasa pesawat bisa mengakses penerbangan di YIA dengan aman selama pandemi Covid-19. Namun kata kuncinya, calon penumpang bersama mitra harus mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan. Mulai dari masuk ke bandara sampai terbang atau keluar bandara mereka akan dimonitor secara ketat.

Pandu mencontohkan, calon penumpang akan diukur suhunya, kemudian diwajibkan menggunakan APD seperti masker, serta menerapkan physical distancing atau jaga jarak. Pihak bandara sudah memfasilitasi jaga jarak tersebut dengan memberi tanda pada lantai dan kursi.

“Kami juga menjamin bandara bersih dengan menyiapkan disinfektan. Penyemprotan dilakukan secara berkala terutama di titik-titik yang sering disentuh,” ucap Pandu.

Penerapan new normal ini akan dilaksanakan mengikuti anjuran pemerintah, setelah 7 Juni. Penumpang yang akan terbang perlu melengkapi persyaratan dokumen di antaranya hasil tes rapid dan tes swab. PT Angkasa Pura I bahkan sudah menggandeng otoritas kesehatan terkait untuk penyediaan sarana tes ini di bandara. Demi keperluan pemeriksaan dokumen, calon penumpang diminta datang lebih awal.

“Kalau hasilnya tidak bagus, tentu saja tidak diizinkan terbang, bahkan kami rujuk ke rumah sakit dengan bantuan tenaga medis,” tegas Pandu.

Ditanya terkait penerbangan internasional di YIA, Pandu menegaskan saat ini belum ada penerbangan dari dan ke luar negeri. Direncanakan, penerbangan internasional baru akan beroperasi September mendatang dengan estimasi Covid-19 selesai Juli.

Sementara itu, Stake Holder Manager YIA, Ike Yuliana menambahkan, Satgas Gugus Tugas Covid-19 sudah terbentuk dengan komandan Kepala Dinas Operasi Lanud Adisutjipto serta General Manager sebagai Wakil Komandan. Setiap pekan, akan dilaporkan terkait kedatangan dan status kesehatan orang-orang yang mengakses YIA.

“Kami melibatkan seluruh stakeholder terkait untuk operasional New Normal YIA,” ucapnya. (Unt)

Read previous post:
NYAI AGENG PANCURAN (7) – Tak Bisa Berbuat Apa-apa dengan Rencana Trenggana

“Kanjeng Sunan, menurut Bekel Suradaya sekarang dimana-mana orang membicarakan rencana Demak mau menyerang daerah Ujung timur untuk memperluas wilayah dan

Close