4 Desa di Girimulyo Kesulitan Akses Internet

GIRIMULYO (MERAPI) – Sebagian masyarakat yang tinggal di Perbukitan Menoreh Kulonprogo, hingga kini masih kesulitan mengakses internet. Sebab di sana, ada area blank spot yang belum terjangkau jaringan.

Salah satu daerah yang masih terdapat blank spot area adalah Kecamatan Girimulyo. Di wilayah itu, ada empat desa yang terdapat blank spot yakni Purwosari, Jatimulyo, Giripurwo dan Pendoworejo. Padahal, jaringan internet sangat dibutuhkan untuk mengakses informasi dari berbagai daerah.

“Mulai dari tingkat pusat hingga desa. Informasi juga dibutuhkan oleh masyarakat untuk mengetahui keterbukaan informasi, berkaitan dengan program-program yang telah diselenggarakan pemerintah, baik dari segi anggaran maupun pelaksanaan,” kata Camat Girimulyo, Purwono, dalam acara Sosialisasi Basis Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang digelar Komisi Informasi DIY di Aula Kecamatan Girimulyo, Senin (11/3).

Sebagai upayanya, pemerintah kecamatan kemudian memasang wifi. Ini dilakukan agar masyarakat bisa mengakses internet sehingga dapat mengetahui berbagai informasi yang dibutuhkan.

Selain itu, lanjut Purwono, pihaknya juga berupaya menjalin kerja sama dengan PT Telkom agar bisa memasang jaringan internet yang memadai. Salah satunya, dengan menggunakan indihome.

“Tapi sampai sekarang belum juga terpasang,” keluhnya.

Purwono berharap, Pemkab melalui Dinas Kominfo dapat memfasilitasi masyarakat Girimulyo dengan menyediakan jaringan internet. Terlebih saat ini adalah era smart city, di mana semua program menggunakan aplikasi. “Mau tidak mau, memang harus ada jaringan internet. Kami siap mendukung KIP, tapi mohon difasilitasi,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Kulonprogo, Heri Widada menegaskan, pihaknya telah membangun jaringan fiber optik yang rencananya juga akan sampai ke kecamatan-kecamatan seluruh Kulonprogo. Untuk menunjang KIP dan smart city, Pemkab Kulonprogo juga telah membuat website desa.

“Pemasangan jaringan fiber optik di masing-masing kecamatan di Kulonprogo diharapkan dapat memperlancar proses administrasi dan penyebarluasan informasi termasuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Dengan demikian, hal ini dapat menjadi motivasi untuk badan publik dalam melaksanakan pelayanan informasi secara maksimal,” urainya.

Selama ini, Kulonprogo telah menjadi pionir di tingkat DIY dengan adanya PPID Desa Bumirejo. Komisoner Komisi Informasi DIY, Suharnanik Listiana mengatakan, dengan adanya sengketa informasi di tingkat desa maka desa di wilayah Kecamatan Girimulyo perlu membentuk PPID Desa.

“Apalagi tahun ini monitoring evaluasi keterbukaan informasi dari Komisi Informasi DIY terhadap Badan Publik mencakup hingga tingkat desa,” tegasnya. (Unt)

Read previous post:
Menghargai Jerih Payah Orang Lain

“Berikan kepada seorang pekerja upahnya sebelum keringatnya kering.” {H.R.Ibnu Majah} BANYAK orang yang kemudian suka memakan hak orang lain. Sebagai

Close