Belabeliku.com Dorong UMKM Melek Teknologi

Semuel Abrijani Pangerapan meninjau produk UMKM yang dipamerkan saat pelatihan belabeliku.com. (MERAPI-AMIN KUNTARI)
Semuel Abrijani Pangerapan meninjau produk UMKM yang dipamerkan saat pelatihan belabeliku.com. (MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (MERAPI) – Pemkab Kulonprogo telah meluncurkan pasar dalam jaringan internet atau marketplace belabeliku.com sebagai wadah penjualan produk UMKM setempat secara online. Keberadaan pasar daring ini pun mendapat apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menyampaikan, belabeliku.com sejalan dengan program transformasi bisnis oleh kementerian dalam mewujudkan kepemilikan marketplace daerah untuk mempromosikan barang dan jasa. Keberadaan marketplace ini pun mampu mendorong tumbuh kembang sektor UMKM secara digital, sehingga tidak tertinggal oleh perkembangan teknologi dan informatika saat ini.

“Marketplace ini bisa mendorong para pelaku UMKM agar lebih melek teknologi dalam mengembangkan usahanya. Dari Kulonprogo, semua produk bisa terpasarkan secara menyeluruh ke Indonesia,” katanya di sela pelatihan marketplace belabeliku.com bagi UMKM Kulonprogo di Kings Hotel Wates, Kamis (30/8).

Saat ini, situs e-commerce belabeliku.com dijalankan oleh Sumber Aneka Usaha, hasil kerja sama operasional antara Perusahaan Daerah Aneka Usaha dengan PT Sumber Utama Fiber Indonesia (SUFI). Keuntungan dari transaksi online tersebut kemudian tercatat secara rinci sehingga mampu menghasilkan data yang kemudian diolah untuk mengetahui keinginan pasar. Data tersebut menjadi masukan bagi para produsen dalam perbaikan dan peningkatan kualitas maupun ragam produknya.

“Ini sejalan visi pemerintah dalam upaya pengembangan UMKM. Kami menargetkan nilai transaksi online pada 2020 bisa tembus Rp 1.800 triliun atau USD 130 miliar secara nasional. Saat ini, nilainya baru di kisaran Rp 60 triliun dan diharapkan terus bertambah,” tegas Semuel.

Untuk mendorong pelaku UMKM agar lebih melek teknologi, Kemenkominfo terus membangun infrastruktur telekomunikasi. Pada 2019 ini, diharapkan seluruh daerah di Indonesia sudah terkoneksi total oleh jaringan fiber optic, serta pemasangan Base Transceiver Station (BTS) pada 5.000 titik yang memerlukan. Selain itu, ada pula rencana peluncuran satelit berkapasitas tinggi pada 2022.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengatakan, masyarakat harus bekerja keras untuk beralih dari sistem konvensional menjadi go online. Marketplace belabeliku.com diharapkan bisa mendongkrak upaya perubahan pola pikir masyarakat dalam memasarkan produk.

”Belabeliku.com memaksa masyarakat untuk mengubah mindset-nya menjadi go online. Saya targetkan ada 100 member (UMKM) yang masuk ke sana,” tegasnya.

Sementara Direktur Utama PD Aneka Usaha, Suharyanto menyebutkan, pelatihan belabeliku.com diikuti 137 pelaku UMKM. Mereka memiliki beragam produk, mulai dari makanan, batik, suvenir, kerajinan dan sebagainya. (Unt)

Read previous post:
Institut Penulis dan Penerjemah Tertarik Bangun Kampus di Kulonprogo

WATES (MERAPI) - Institut Penulis dan Penerjemah (IPP) akan dibangun di Kulonprogo. Keberadaan IPP diperlukan lantaran banyak hal yang bagus

Close