Kecelakaan Menurun, Korban Jiwa Nihil Selama Lebaran

Polisi memasang janur kuning pada kendaraan yang melanggar. (MERAPI-AMIN KUNTARI)
Polisi memasang janur kuning pada kendaraan yang melanggar. (MERAPI-AMIN KUNTARI)

WATES (MERAPI) – Peristiwa kecelakaan lalu-lintas yang terjadi selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini menurun signifikan dibandingkan tahun lalu. Sementara untuk korban yang ditimbulkan, sama dengan tahun lalu yakni hanya korban luka tanpa ada korban jiwa.

Data yang dihimpun dari Polres Kulonprogo, Rabu (27/6) menyebutkan, angka kecelakaan selama pelaksanaan operasi pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri dengan nama Operasi Ketupat Progo 2018 sejumlah lima kejadian di sepanjang jalur mudik wilayah Kulonprogo. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu yang mencapai 19 kejadian.

Kabag Ops Polres Kulonprogo, Kompol Sudarmawan menuturkan, pada tahun ini maupun tahun lalu, tidak ada korban meninggal yang ditimbulkan. Pada tahun ini kecelakaan menimbulkan dua korban luka berat dan 10 korban luka ringan, sementara pada tahun lalu, ada satu korban luka berat dan 37 korban luka ringan.

“Untuk kerugian material, tahun ini Rp 5,7 juta sementara tahun lalu lebih kecil yakni sebesar Rp 4 juta,” katanya.

Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2018, lanjutnya, polisi juga melakukan sejumlah tindakan terhadap pengendara yang melanggar. Sebanyak 1.681 kendaraan dipasangi janur kuning lantaran melanggar peraturan serta dianggap membahayakan bagi diri sendiri dan pengendara lain. Selain itu, 74 pengendara juga diberikan tindakan tilang.

”Untuk teguran lisan, kami berikan kepada 3.361 pengendara yang melakukan pelanggaran. Diharapkan, ke depan para pengguna jalan bisa lebih tertib dan menaati peraturan lalu-lintas,” paparnya. (Unt)

Read previous post:
TRANSISI BERMAIN JADI PERHATIAN – Serangan PSIM Harus Lebih Variatif

  YOGYA (MERAPI) - Meski mengalami perkembangan yang cukup positif dari hari ke hari, permainan PSIM Yogya diharapkan tidak berjalan

Close