DPRD Pati Prihatinkan Covid-19 Mengganas

Petugas mengevakuasi dari rumah seorang warga Sarirejo yang bergejala Covid-19. (Foto: Alwi Alaydrus).

PATI (MERAPI) – Jumlah pemakaman dengan standar protokol Covid19 di Pati, mencapai 16 kasus, Kamis (10/6). Kalangan DPRD Pati meminta jajaran pemkab lebih lebih tegas dalam menangani kasus Covid-19. Hal serupa juga diminta sejumlah stake holder.

“Kejadian meninggal dunia sudah banyak. Seharusnya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pati, begitu mendapat informasi yang bergejala wajib diisolasi diruang perawatan. Dan yang OTG wajib isolasi terpusat. Sebab kalau dibiarkan maka situasi Pati akan lebih ngeri ketimbang kasus Kudus”. Demikian diungkapkan Direktur LBH Advokasi Nasional, Maskuri Alfathy SH MH.

Apa yang diharapkan LBH Advokasi Nasional tersebut, ternyata dikerjakan sejumlah perangkat desa Sarirejo, yang melakukan evakuasi terhadap seorang warganya yang bergejala terkena covid19. Dengan dibantu petugas DKK Pati, seorang warga tersebut diboyong ke rumahsakit.

Jubir DG Pati, KH Abdul Muhfidz SH merincikan desa asal korban yang meninggal dunia dengan pemakaman standar protokol Covid-19. Yakni semula di RS Wongsonegoro Semarang ke Winong, RS Bina Rembang ke Batangan, RS Mitra Bangsa Margorejo, RSUD Suwondo ke Juwana, KSH ke Winong, KSH ke Winong, KSH Tayu ke Pucakwangi, KSH Pati ke Gabus.

“Kemudian dua dari RS Fastabiq ke Margorejo , RS Fastabiq ke Margoyoso, RS Sebening Kasih ke desa Pakis, RS Suwondo ke Gabus RS Suwondo ke desa Kutoharjo, RS Fastabiq ke Pati, dan RS Fastabiq ke Juwana” kata Abdul Muhfidz.

Anggota fraksi Nadem Pati, Didin Syafrudin berharap agar Pemkab Pati lebih tegas dalam menegakkan protokol kesehatan, sehingga bisa memutus persebaran Covid-19. Karena dikhawatirkan berdampak pada roda perekonomian masyarakat. Dia juga meminta agar pelayanan kesehatan ditingkatkan.

Sementara itu, Bupati Pati H Haryanto SH MM MSi mengaku sudah memerintahkan semua rumahsakit untuk menambah ruang isolasi guna mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19. (Cuk)

Read previous post:
Sopir Mengantuk, Mobil Masuk Sungai

KARANGANYAR (MERAPI) - Sebuah mobil pikap nopol AD 8625 DF tanpa muatan tercebur ke sungai di Jalan Raya Jumantono-Jatiyoso, tepatnya

Close