Soal Pendapatan Merosot, Menteri KKP akan Terima Nelayan Juwana

Wakil Bupati Pati, H Saiful Arifin SE memberikan keterangan. (Foto: Alwi Alaydrus).

PATI (MERAPI) – Wakil Bupati Pati, H Saiful Arifin SE mengungkapkan jika Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wahyu Sakti Trenggono akan menerima delegasi nelayan pursein Juwana. “Informasi dari pak Plt Dirjen KKP bahwa waktu audensi, nanti tanggal 25 Mei” ujarnya.

Dalam dialog pagi Noto Projo mBangun Desa (18/5), wabup Pati menyatakan menteri KKP ingin mendengar secara langsung mengenai keluhan nelayan pursein Juwana.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, para nelayan tangkap (pursein) Juwana mengeluhkan banyaknya peraturan. Sehingga memaksa nelayan tidak berani melaut karena takut ditangkap, lantaran dianggap menyalahi peraturan.

Anggota DPRD Pati, H Sukarno membenarkan jika nelayan tangkap mengeluh karena hasilnya merosot. “Ini perlu kajian” ujarnya.

“Apa sumber daya alam yang ada di laut sudah menurun, apa sudah over fishing. Apa karena bersaing dengan kapal asing karena peralatan lebih canggih ?” tutur anggota FPG Pati ini.

Sukarno meminta agar pemerintah (melalui KKP, peneliti perguruan tinggi, swasta) berinovasi menciptakan alat tangkap ikan yang lebih produktif tapi tetap ramah lingkungan, untuk diberikan ke nelayan.

Sedang seorang nelayan Juwana, Hadi Sutrisno mengungkapkan problematika yang dihadapi nelayan, karena negeri kita tidak adanya Kebijakan yang berkesinambungan. “Setiap ganti menteri gantikebijakan. Para pelaku perikanan sangat bingung dengan situasi dan kondisi seperti ini” keluhnya.

Menurut dia, permasalahan yang dihadapi nelayan, disebabkan target jontribusi yang terlalu tinggi sehingga mengabaikan aspek sosial Ekonomi Ekologi” ucap Hadi Sutrisno.

“Bagi nelayan, sebenarnya tidak mempermasalahkan Pra maupun Pasca penarikan PNBP sepanjang itu dalam batas kewajaran. Namun ditengah situasi kondisi seperti ini, pemerintah memaksakan dan ngotot menaikkan PNBP sub sektor perikanan tangkap. Tetapi disaat yang sama, banyak bantuan dan stimulus yg diberikan terhadap sektor lain termasuk penghapusan PPNBM. Kami mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadao pelaku perikanan secara nyata bukan hanya wacana” ucapnya. (Cuk)

Read previous post:
PSG Pati Persiapkan Tanding Lawan PSIM dan PSS

PATI (MERAPI) – Untuk menyiapkan tim yang tangguh, PSG (Putra Safin Grup) Pati mengagendakan serangkaian laga uji coba dengan sejumlah

Close