Keluarga Samin Gelar Doa Untuk Arwah Korban Covid-19

Suasana doa bersama untuk arwah korban Covid-19 yang digelar Samin Pati. (Foto: Alwi Alaydrus).

PATI (MERAPI) – Orang Samin di Saliyan Pati, pimpinan Alman Eko Darmo, menggelar kondangan (kenduri) guna mendoakan arwah para korban Covid-19, Minggu (21/2) petang.

Doa khusus untuk arwah korban Covid-19 tersebut, boleh jadi, baru kali pertama di Indonesia yang digelar kelompok atau komunitas kemasyarakatan yang ada di Indonesia. Adapun peserta doa, terdiri dari wartawan, tokoh lintas agama, dan puluhan relawan pengubur jenasah korban Covid-19.

“Ya Allah, segeralah angkat dan sirnakan penyakit Covid-19 ini. Sungguh, kami tak kuasa menghadapi penyakit yang mematikan itu. Banyak masyarakat yang tiba-tiba jatuh miskin karena tidak bisa mencari nafkah, lantara takut terkena Covid-19”. Demikian sepenggal doa yang dilantunkan KH Abdul Hadi dalam kenduri di Saliyan.

Menurut penggagas acara, Alman Eko Darmo, dirinya sengaja menggelar doa bersama untuk arwah korban Covid-19, karena selama ini hal tersebut, tidak pernah dilakukan pemerintah.

“Ibaratnya, orang hidup butuh minum. Demikian juga bagi orang meninggal, juga butuh siraman doa” kata Alman Eko Darmo memberi alasan.

Dijelaskannya, jumlah orang meninggal dunia dengan pemakaman standar Covid-19 di Pati, sepanjang tahun 2020 tercatat sebanyak 670 jenazah. Kemudian pada Januari 2021 ada 128 jenasah. Dan untuk bulan Febuari 2021, sampai dengan Minggu (21/2) ada 72 jenasah.

“Jumlah pemakaman dengan standar covid19, saat ini memang menurun. Tetapi, kita tidak boleh lengah. Tetap harus mentaati prokes”. Kata Dirut RSU Miewardi Solo, DR dr Cahyono SH SPOg yang menghadiri acara kenduri. (Cuk)

Read previous post:
Keringkan Jagung, Rumah Terbakar

TEMANGGUNG (MERAPI) - Nasib sial dialami Jarwoto warga Dusun Gunungpring Desa Sanggrahan Kecamatan Kranggan Temanggung. Saat mengeringkan jagung dengan api

Close