Penegakan PTKM Mulai Bawa Korban, Oknum ASN Diturunkan Pangkat

Kapolres Pati, AKBP Arie Prasetya Syafaat sedang memeriksa seorang oknum ASN yang terjaring operasi yustisi. (Foto: Istimewa).

PATI ( MERAPI ) – Gara-gara terciduk sedang mabok dan main karaoke, seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemkab Pati, langsung mendapat sanksi, berupa penurunan pangkat selama 3 tahun.

“Ulah oknum ASN tersebut sangat memalukan. Dan melanggar ketentuan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM)”. Demikian ditegaskan bupati Pati, H Haryanto SH MM MSi, Jumat (15/1).

Ditambahkan bupati Haryanto, dasar sangsi terhadap oknum ASN tersebut, karena dinilai indisipliner. “Sehingga layak diberikan sangsi penurunan pangkat selama tiga tahun. Yaitu, dari semula IIB turun lagi ke IIA. Serta denda administratif Rp 300 ribu” tegasnya.

Ironisnya, saat terciduk, oknum ASN tersebut masih mengenakan seragam dinas batik coklat.

“Berdasarkan penjelasan Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat, jika oknum ASN tersebut, juga tengah mabok” ucap bupati Haryanto yang didampingi Sekda Suharyono, Plt Kepala BKPP Jumani, dan Kasatpol PP Hadi Santosa.

Bupati Haryanto menegaskan, sesuai kebijakan dalam surat edaran bupati, tempat karaoke tidak diperbolehkan beroperasi selama PTKM.

Bupati Haryanto berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi ASN lainnya. Sehingga tidak ditemukan lagi adanya ASN yang melanggar peraturan.

Sebagaimana diberitakan media ini, seorang oknum ASN terciduk sedang berkaraoke saat dilakukan operasi yustisi, Kamis (14/1). Oknum tersebut kedapatan sedang di ruang karaoke bersama Pemandu Karaoke (PK). (Cuk).

Read previous post:
Nenek Direpotkan Cucu

WAKTU berjalan begitu cepat. Rasanya belum lama Marno menikahi Juwita, namun kini mereka sudah dikaruniai seorang bayi mungil. Antara siap

Close