73 ribu Sertifikat Tanah Diselesaikan Sampai Tahun 2024

Bupati Pati, H Haryanto saat memberikan keterangan wartawan. (Foto: Alwi Alaydrus).

PATI ( MERAPI ) – Bupati Pati, H Haryanto SH MM MSi mengingatkan, jika beaya membuat sertifikat melalui programPendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) hanya Rp. 150.000, ditambah biaya tambahan di tingkat pemerintah desa Rp. 250.000. “Kalau lebih dari Rp 400 ribu, tentu dianggap pungli” ucapnya, Rabu (6/1).

“Penetapan besaran beaya tambahan di tingkat desa, harus merupakan kajian hasil kajian, dan dilakukan laporan pertanggungjawaban dana yang digunakan. Seperti dipergunakan untuk beli patok pembatas tanah, materai, operasional, transport” kata bupati Pati.

Disebutkan bupati Haryanto, saat ini tercatat 600.000 bidang lahan sudah bersertifikat. Tinggal 300.000 bidang lagi, akan selesai pada tahun 2024.

Sementara itu, tahun 2021 kabupaten Pati akan menerima program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 73.000. Jumlah tersebut peningkatan dibanding tahun 2020, yang hanya 30.000 bidang.

Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Pati, Mujiono mengatakan, pencapaian PTSL 2020 melebihi target. Dari rencana 25.000, ternyata terealisasi 30.000 bidang” ungkapnya.

“Sisa sertifikat sudah selesai hingga awal Januari 2021 ada 4.401,” ujar Mujiono.

“BPN Pati akan bekerja lebih keras lagi, supaya bisa mebcapai target pembuatan sertifikat 73.000 bidang” ucapnya. ( Cuk ).

Read previous post:
WANITA TUA PENGHUNI KAMAR INDEKOST (3-HABIS) – Meninggal karena Ditembak Tentara Jepang

IBU pemilik indekos tersenyum. "Karo mbakyu ku le. Wong tuwo seng sering kowe weruhi iku, mbakku. Mau isuk wonge tekan

Close