Sumur untuk Warga Majingklak

CILACAP (MERAPI) – Kurang lebih selama 9 bulan Dusun Seuket Hilir, Desa Majingklak, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mengalami kekeringan. Hal itu tentu membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Salah satunya adalah Carsih. Ia mengaku harus berjalan jauh ke arah tebing untuk mengambil air untuk kebutuhan rumah tangganya.

Kondisi suami dan anaknya yang tak dapat beraktivitas seperti biasa membuatnya terpaksa menjadi tulang punggung keluarga. Terlebih karena kondisi ekonomi keluarganya, ia merasa berat jika harus membeli air dengan harga yang tidak murah.

“Saya ngambil air dari atas, jauh jauh, soalnya keadaan anak saya begini, suami saya sakit. Jadi selama ini saya yang ambil air dari kali (sungai). Kalau beli, satu balikan pakai toren yang 1.000 itu harganya 50.00,” ujar Carsih.

Selain Carsih, ada juga Karwati Muryakiya yang merupakan seorang Guru PAUD. Ia juga mengalami kesulitan air bersih jika musim kemarau melanda.

“Pokoknya nggak bisa diomongin, susah. Pokoknya mau nyuci, mau makan, mau minum juga susah,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Laznas PPPA Daarul Qur’an akan melakukan pengeboran sumur untuk warga Majingklak. Diharapkan, sumur ini akan membantu warga dalam mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari-harinya.

“Terima kasih untuk donatur, semoga lancar, pada sehat, kami yang menggunakan juga semoga lancar, semoga apa yang kami peroleh ini bisa bermanfaat untuk semua,” pungkas Karwati. (*)

Read previous post:
Jaga Fungsi Otak dengan Kacang Tanah

ASUPAN berasal dari kelompok kacang-kacangan sangat beragam. Bahkan diyakini mampu berperan dalam mendukung kesehatan secara alami, antara lain ada jenis

Close