Beaya Lampu Penerangan Jalan Baru Rp 11 Miliar

Pemasangan lampu baru di jalan Pati-Gembong. (MERAPI-Alwi Alaydrus)
Pemasangan lampu baru di jalan Pati-Gembong. (MERAPI-Alwi Alaydrus)

PATI (MERAPI) – Pemkab Pati terus berupaya menambah fasilitas publik. Salasatunya, menambah penyediaan lampu jalan ke pelosok pedesaan. Alokasi anggarannya mencapai Rp 11 miliar. Anggaran sebanyak itu dipergunakan untuk pemasangan 377 titik lampu baru, dengan energi tenaga surya (solarshel).

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, pemasangan lampu baru ditangani sebuah petusahaan rekanan (pemenang tender) dari Semarang. Selain itu, ada pula pemasangan namun alokasi anggarannya berasal dari bantuan Kementrian ESDM Rp 680 juta di 125 titik.

Kepala Seksi Listrik Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, Priyo mengungkapkan titik lampu penerangan jalan yang baru, berada di sepanjang Pati-Tlogowungu. Kemudiaan pertigaan Bapoh, Kecamatan Wedarijaksa-Tlogowungu, dan akses ruas jalan kabupaten Tayu-Dukuhseti. ”Penambahan lampu penerangan jalan khusus bantuan dari Kementrian ESDM, tentu akan menambah kenyamanan bagi yang melintas di ruas jalan raya pada malam, hari” ujarnya, Selasa (9/10).

Ditambahkannya, khusus yang menyangkut penempatan 377 titik, yang terbanyak dipasang di ruas jalan nasional, yakni Juwana-Batangan. Kawasan tersebut, setiap malam tidak pernah sepi arus lalulintasnya, baik dari barat (Jakarta) maupun timur (Surabaya). “Sehingga dipasang lampu penerangan sebanyak 100 titik” ucap Priyo.

Kawasan lain yang dipasang lampu penerangan, adalah di ruas jalan provinsi Pati-Purwodadi. Kemudian desa Sirahan Kecamatan Cluwak sampai Desa Mojo, karena merupakan perbatasan wilayah Pati dengan Kabupaten Jepara. Hal sama juga di wilayah perbatasan antara Pati-Purwodadi, yaitu di perbatasan antara wilayah Kecamatan Sukolilo-Kecamatan Jatipohon kabupateb Grobogan.

Pemasangan lampu juga di ruas jalan pesisir utara, batas Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti menjadi utama, karena berbatasan dengan Kabupaten Jepara.

Sementara itu, dari empat lampu penerangan yang ditempatkan di kawasan Simpang Lima, satu tiang di sisi selatan ternyata rusak. Lampunya pecah, serta kabelnya mengular karena bekas tertabrak kendaraan yang melintas.

Menurut Kasi Pelistrikkan Bidang Kebersihan dan Pertamanan DPUTR Pati, Priyo, meminta pihak penabrak harus bertanggungjawab atas kerusakan tersebut. (Cuk)

 

Read previous post:
Angka Pengangguran Capai 11 Ribu

TEMANGGUNG (MERAPI) – Sekitar 11 ribu warga di Kabupaten Temanggung berdasar statistik terbaru tercatat sebagai pengangguran. Mereka berusia antara 18

Close