Pengelolaan Hutan Sukobubuk Diserahkan Warga

Pengelolaan hutan Sukobubuk Pati diserahkan ke warga. (MERAPI-Alwi Alaydrus)
Pengelolaan hutan Sukobubuk Pati diserahkan ke warga. (MERAPI-Alwi Alaydrus)

PATI (MERAPI) – Setelah melakukan perjuangan selama bertahun-tahun, akhirnya warga desa Sukobubuk kecamatan Margoyoso berhasil mendapatkan Surat Keputusan Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial Kelompok Tani Hutan. Melalui SK IPHPS tersebut, Perhutani menyilakan warga untuk memanfaatkan lahan hutan 1.930 hektar. Terdiri 1.330 ha berada di desa Sukobubuk dan 600 ha masuk wilayah kecamatan Jekulo Kudus.

“Lahan bisa digarap warga, dalam masa kurun waktu 35 tahun. Mudah-mudahan dapat meningkatkan kemakmuran ekonomi masyarakat”. Demikian ditegaskan bupati Pati, H Haryanto SH MM MSI, Kamis (6/9).

Ditemui wartawan di kawasan hutan IPHPS blok Bandulan, bupati H Haryanto mengungkapkan jika penanggungjawab pengelolaan hutan, diserahkan ke Kades Sukobubuk selaku Ketua KTH.

“Ijin memanfaatkan hutan, itu bukan berarti, serta merta merusak lahan hutan milik negara, yang sebelumnya terjaga kelestariannya” ucap bupati Pati.

Diingatkan juga, warga yang memanfaatkan lahan hutan, tidak boleh menjual lagi ke pihak lain. “Kalau dikelola secara baik, lahan dari hutan bisa menghasilkan jagung, ketela, dan sayuran.

Dalam menyambut penyerahan SK IPHPS, sempat dihadiri Dandim 0718 Letkol Arm Arief Darmawan SSos, Wakil Bupati H. Saiful Arifin SE, Kajari Widodo Basuki S.H dan sedikitnya 800 orang warga desa Sukobubuk. (Cuk)

 

Read previous post:
Distribusi Elpiji 3 Kg di Pangkalan Dibatasi 2.000 Tabung Per Bulan

KARANGANYAR (MERAPI) - Alokasi elpiji ukuran 3 kilogram dibatasi maksimal 2 ribu tabung per pangkalan perbulan. Cara ini untuk mengendalikan

Close