Bupati Pati Prihatin, Jalan Dirusak Kendaraan Penambang

 Keadaan jalan desa yang mulus karena tidak dilewati keandaraan tambang. (MERAPI-Alwi Alaydrus)

Keadaan jalan desa yang mulus karena tidak dilewati keandaraan tambang. (MERAPI-Alwi Alaydrus)

PATI (MERAPI) – Bupati Pati, H Haryanto SH MM MSI menyatakan jika rusaknya ruas jalan desa, disebabkan truk penambang batu. “Jalan desa sebagus apapun, kalau setiap hari dilewati truk tambang, pasti akan cepat rusak” ujarnya, Senin (27/8).

Pernyataan bupati H Haryanto tersebut untuk menjawab pertanyaan sejumlah warga, mengenai rusaknya sejumlah ruas jalan pedesaan.

“Memang ada jalan desa yang rusak. Tapi bukan karena belum pernah diaspal, melainkan rusak akibat sering dilewati truk pengangkut tambang batu” ucap bupati Pati.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, di kawasan Gunung Patiayam banyak ditemukan usaha galian C (tambang batu). Namun sayangnya, meski berada di kawasan tambang batu, namun sejumlah ruas jalan di wilayah Kecamatan Gembong dan Margorejo rusak parah karena selama ini tidak pernah tersentuh alokasi anggaran untuk pembangunannya.

Kerusakan jalan desa (perkampungan) semakin cepat parah, karena kawasan tersebut sering dilewati dump truk. Muatan kendaraan pemvawa batu tersebut, minimal bisa melebihi 12 ton. Padahal, kendaraan yang lewat di suatu kawasan, jumlahnya bisa mencapai puluhan dump truk.

Akibat kondisi jalan desa yang rusak memaksa warga membuat jalan baru atau yang biasa disebut jalan tikus. Seperti antara Desa Sokobubuk mengarah Kaliampo, Desa Wangunrejo.

“Keadaan jalan desa rusak parah. Kayaknya sengaja dianaktirikan” keluh Wanto, warga Margorejo.

Sementara itu, ada juga warga yang mempermasalahkan keberadaan usaha tambang. Karena keberadaan usaha galian C tersebut dianggap sebagai penyebab utama rusaknya jalan desa.

“Akibat jalan rusak, kalau kemarau kondisinya berdebu. Kalau musim hujan berkubang” kata warga Sukobubuk.

Warga mendesak agar ruas jalan yang menghubungkan wilayah Gembong ke Kudus segera diperbaiki. Sehingga penduduk Banyuurip, Sukobubuk atau Kaliampo bisa menjual hasil pertanianya secara cepat dan tidak berbiaya mahal. (Cuk)

 

Read previous post:
Pekerja di Desa Lebih Berisiko, Nglebak Dicanangkan Desa Sadar Jaminan Sosial

KARANGANYAR (MERAPI) - Rendahnya kesadaran penduduk perdesaan dalam menggunakan layanan asuransi dibidik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada program

Close