Nenek Bunuh Diri Tabrak KA

MERAPI-M TASLIM HADI Jenazah korban saat dievakuasi petugas
MERAPI-M TASLIM HADI
Jenazah korban saat dievakuasi petugas

GROBOGAN (MERAPI) – Seorang nenek, Tri Welas (51), warga Desa Sumberejosari Kecamatan Karangrayung Grobogan, Selasa (14/8), ditemukan tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta api (KA) di perlintasan Dusun Karangjati Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung. Korban mengalami luka parah dengan tubuh terbelah.

Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu, terjadi berawal ketika korban terlihat berjalan di tengah jalur KA arah timur (Surabaya). Beberapa petani yang ada di sawah sempat mengingatkan korban agar tidak berjalan di tengah rel karena dalam waktu dekat akan ada kereta lewat. Namun, peringatan itu tidak diindahkan. Bahkan korban sempat mempercepat jalannya ke arah timur menyusuri rel kereta.

Tidak lama kemudian, ada kereta barang yang melaju dari arah barat (Semarang) menuju Surabaya. Saat dekat dengan lokasi kejadian, masinis kereta sudah berulangkali membunyikan klakson. Namun, perempuan itu tetap berjalan dan tidak mau minggir, hingga akhirnya, tubuh nenek itupun langsung tersambar kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi.

“Benar ada laporan dari masinis kereta 2546a pengangkut petikemas pada pukul 09.40 WIB menabarak pejalan kaki di KM 43+200 jalur hulu antara Stasiun Gubug dan Karangjati. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Humas Daop IV Semarang Suprapto.

Menurut informasi, beberapa waktu sebelumnya, korban juga sempat melakukan upaya serupa namun dapat digagalkan warga. “Sebelumnya, korban dilaporkan pernah dua kali melakukan percobaan bunuh diri tetapi bisa diketahui warga. Korban merasa depresi karena menderita sakit yang tidak sembuh-sembuh,” tambah Camat Karangrayung Hardimin. (Mas)

Read previous post:
Bank Sampah Si Repi JAPFA Kurangi Sampah Buangan di Dukuh Sukorejo

SRAGEN (MERAPI) - PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) melalui Unit Pabrik Pakan JAPFA Sragen, melaksanakan kegiatan pendampingan Bank Sampah

Close