Sukun TPA Sukoharjo Dipasarkan ke AS

Kera sumbangan SMAN 2 di TPA Sukoharjo Pati. (MERAPI-Alwi Alaydrus)
Kera sumbangan SMAN 2 di TPA Sukoharjo Pati. (MERAPI-Alwi Alaydrus)

PATI (MERAPI ) – Meski penuh dengan keterbatasan, ternyata Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Sukoharjo Kecamatan Margorejo, Pati, mulai dilirik investor. Sebuah anak perusahaan rokok asal Kudus, menyanggupkan diri siap menjualkan buah sukun TPA Sukoharjo ke pasaran Amerika Serikat (AS).

“Buah Sukun untuk bahan pembuatan tepung,” kata ketua Peduli TPA, Alman Eko Darmo, Senin (23/7).

Menurutnya, tawaran tersebut segera akan digarap dengan Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Penegak Forum Wartawan Pati (FWP). “Buah sukun cukup berbentuk rajangan. Nanti akan diolah dan dikirim ke AS” tambahnya.

“Komunitas TPA akan mendorong warga agar menggemari tanam buah Sukun. Karena selama ini, buah sukun tahunya hanya direbus atau digoreng saja.

Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Sukoharjo, Kecamatan Margorejo mendapat tambahan fasilitas lagi. Selain jembatan timbang yang baru, Senin (23/7) keluarga besar SMAN 2 Pati, menyerahkan bantuan dua ekor kera.

Kasi Kebersihan Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Sukiman, mengakui menerima sumbangan dua ekor kera, lengkap dengan kandang yang berbentuk selinder, yang diserahkan Bagian Tata Usaha (TU) SMAN 2, Zubair dan didampingi petugas dari Dinas LH.

Sementara itu, dengan dipindahkannya lokasi lubang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Sukoharjo, Kecamatan Margorejo ke lokasi baru, yakni di kawasan selatan dengan model lubang Sanitary Landfill, mengharuskan alat timbang sampah juga harus dipindahkan. Sehingga selama kurun waktu tersebut, sampah yang masuk ke TPA tidak dilakukan penimbangan karena alat timbang lama, di depan gerbang pintu masuk sudah dibongkar.

Petugas TPA Sukoharjo, Agus Sudarmono, volume sampah dari perkotaan mencapai 60 ton per hari. “Sampah tersebut berasal dari kawasan Stadion Joyo Kusumo, pasar Sleko, dan basar buah Puri, Alun-alun Simpanglima dan sepanjang ruas jalan dalam kota,” ujarnya. (Cuk)

 

Read previous post:
Gudang Furniture di Gumpang Terbakar

SUKOHARJO (MERAPI) - Kebakaran menimpa gudang furniture di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura diduga karena korsleting listrik. Api yang besar membuat

Close