Ada Indikasi Oknum ASN Ikut Kampanye

Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye (kanan) menerima kunjungan Pjs Bupati Karanganyar (kiri). (MERAPI-Abdul Alim)
Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye (kanan) menerima kunjungan Pjs Bupati Karanganyar (kiri). (MERAPI-Abdul Alim)

KARANGANYAR (MERAPI) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karanganyar mengindikasi keterlibatan oknum ASN dan perangkat desa dalam aktivitas menguntungkan salah satu pasangan calon bupati wakil bupati. Temuan lainnya praktik bagi-bagi hadiah oleh paslon ke calon pemilih di ruang publik.

“Hari ini diagendakan pemanggilan Panwas Jaten, Panwas Gondangrejo dan Panwas Colomadu. Kami meminta mereka memaparkan temuan itu. Ranahnya pada netralitas aparatur pemerintahan,” kata Ketua Panwaslu Karanganyar, Kustawa Esye kepada wartawan di sela kunjungan Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo di kantornya, Senin (5/3).

Di Jaten, Panwas mendapati acara penyuluh pertanian didatangi salah satu paslon. Di sana, oknum penyuluh pertanian yang notabene aparat pemerintah, meneriakkan yel-yel pemenangan paslon tersebut. Mereka juga berswa foto dengan paslon. Masih di Jaten, acara senam massal yang disponsori timses salah satu paslon bertabur hadiah senilai jutaan rupiah, Minggu (4/3). Hadiah tersebut diserahkan secara langsung paslon ke penerimanya.

“Kampanye maupun kegiatan lain di luarnya terlarang bagi paslon memberikan hadiah. Apalagi bernilai lebih dari Rp 1 juta,” katanya.

Di Colomadu, ASN dan oknum perangkat desa masuk menjadi panitia acara sosialisasi timses paslon. Sedangkan di Gondangrejo, kegiatan paslon di tempat ibadah seakan didukung perangkat pemerintah setempat. Kondisi demikian sekalian disampaikan ke Pjs Bupati Karanganyar. Kustawa mengatakan hasil pemaparan temuan akan disikapi secara serius.

Sementara itu Pjs Bupati Karanganyar Prijo Anggoro Budi Rahardjo meminta prinsip netralitas aparatur negara dalam berpolitik dipegang teguh. Mengenai temuan Panwaslu, ia menyayangkan hal itu.

“Kades itu milik warga desanya. Jagalah wibawa panjenengan. Jangan mengampanyekan orang lain, apalagi paslon bupati,” katanya.

Peran Panwaslu diapresiasi pria yang menggantikan sementara posisi bupati Karanganyar ini. Sebaliknya, ia secara pribadi akan memberi contoh ideal seorang aparatur negara.

“Silakan paslon datang ke rumah saya. Namun jangan harap saya mendatangi mereka,” katanya. (Lim)

Read previous post:
MERAPI-SAMENTO SIHONO Puluhan korban penipuan MLM Q-net saat diperiksa di Polsek Kalasan.
KORBAN QNET KEHABISAN BEKAL-Tiap Hari Dimotovasi Tanpa Diberi Makan

KALASAN (MERAPI)- Lagi-lagi bisnis multi Level Marketing QNET dilaporkan memakan korban. Setelah beberapa waktu lalu dilaporakan di Berbah, kini giliran

Close