Pengunjung Pasar dan Swalayan Mulai Padat


MERAPI-BAMBANG PURWANTO
Wabup Gunungkidul pantau pusat perbelanjaan di Wonosari.

WONOSARI (MERAPI)–Kepadatan pengunjung pasar dan tempat perbelanjaan di Kabupaten Gunungkidul mulai terlihat pada H-10 dan terbanyak hendak membeli kebutuhan pokok (Bapok) menjelang Hari Raya Idul Fitri.Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Johan Eko mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada sejumlah pedagang pasar dan pengelola supermarket di Gunungkidul agar pengelola mendisiplinkan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan.
“Kami juga meminta pengelola memberikan sarana protokol kesehatan sesuai dengan arahan gubernur dan anjuran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),” katanya Senin (3/5).

Untuk supermarket, took swalayan tetap duharuskan tutup pada pukul 21.00 WIB dengan jumlah pengunjung yang datang maksimal 50 persen dari daya tampung dan kapasitas pelayanan untuk toko swalayan. Jika terjadi kelebihan jumlah pengunjung toko, agar dilakukan pengaturan agar tidak menimbulkan kerumunan. Hal tersebut harus dilakukan dengan harapan pihak pengelola secara mandiri bisa mencegah terjadinya potensi terjadinya penularan Covid-19. Disamping itu pihak pengelola harus melakukan pengaturan buka maupun tutup sesuai dengan aturan yang diberlakukan pemerintah. Selain harus selalu berkoordinasi agar para pengelola swalayan mematuhi instruksi bupati terkait dengan PPPKM, pihaknya juga berkoordinasi dengan satgas penanganan covid-19 Gunungkidul untuk dilakukan pengawasan.
“ Protokol kesehatan dilakukan secara ketat baik di pasar maupun pusat perbelanjaan termasuk toko swalayan,” imbuhnya.

Sementara itu Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Gunungkidul Heri Susanto saat melakukan paemantauan di sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar juga berharap agar seluruh aktifitas masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan. Hal ini cukup penting untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. Mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri khususnya di pusat perbelanjaan sudah mulai meningkat. Karena itu kepatuhan prokes harus tetap terjaga.

Kepala Bidang Penegakkan Perda Satpol PP Gunungkidul, Sugito menjelaskan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengerahkan anggotanya untuk melakukan pengawasan di swalayan dan pasar. Saat ini sedang dilakukan penjadwalan berkaitan dengan mekanisme pengawasan.“Kami sedang melakukan penjadwalan untuk program pengawasan tersebut,” tandasnya. (Pur)

Read previous post:
Siapkan Mahasiswa Terampil Teori dan Praktik, UCY Gandeng Pengadilan Tinggi Yogya

Close