AKSI JALAN MUNDUR BAHARUDIN KAMBA: Dukung Bawaslu Tindak Tegas Pelanggar Pilkada

MERAPI-BAMBANG PURWANTO
Aksi jalan mundur Baharudin Kamba di Gunungkidul.

WONOSARI (MERAPI) – Aktivis Jogja Corruption Watch (JCW), Baharudin Kamba menggelar aksi long march dengan berjalan mundur dari Alun-alun Wonosari, Gunungkidul menuju Kantor Bawaslu. Dengan Mengenakan bahu lurik, bertopeng superhero bertempel amplop dan uang mainan sia meminta agar Bawaslu tidak ragu-ragu menegakkan peraturan Pilkada. Aksi yang dilakukan aktivis JCW ini untuk mendukung Bawaslu Kabupaten Gunungkidul agar tidak segan menindak tegas jika menemukan pelanggaran pemilu misalnya politik uang. “Mengingat potensi politik uang di Gunungkidul terbilang tinggi,” katanya usai melakukan aksi jalan mundur Kamis (3/12)..

Diakuinya bahwa praktik politik uang dalam pilkada memang sudah terjadi dimana-mana, hanya saja masyarakat takut untuk melaporkan karena takun dengan sanksi sosial yang akan dijalaninya. Untuk itu, dia meminta Bawaslu tegas dalam menyikapi sejumlah pelanggaran termasuk politik uang tersebut. Karena itu, Bawaslu melalui Pengawas TPS harus jeli mengamati politik transaksional membantu masyarakat yang sudah sadar akan politik transaksional agar berani melapor. Dalam aksinya dia juga mengenakan topeng superhero memiliki maksud dan harapan, agar para anggota Gakkumdu mampu menjadi pahlawan masyarakat untuk menemukan sosok pimpinan yang berintegritas dan menjauhi politik uang. “Kami dukung Gakkumdu dalam mengawal Pilkada di Kabupaten Gunungkidul,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Ketua Bawaslu Gunungkidul, Tri Asmiyanto mengapresiasi langkah Baharudin Kamba yang telah mendukung Bawaslu dalam penegakkan hukum Pemilu. Namun ia mengatakan, sejauh ini belum ada temuan politik uang pada masa kampanye ini di Gunungkidul. Dalam pelaksanaan pilkada tentu pengawasan akan intensif dilakukan dan jika terjadi pelanggaran akan dilakukan penindakan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. (Pur)

Read previous post:
44 Orang Positif Karantina Mandiri

WONOSARI (MERAPI) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul mengijinkan warga terkonfirmasi positif Covid-19 melakukan karantina mandiri menyikapi terjadinya lonjakan kasus

Close