Kantor Penewu Playen Dibangun Dua Lantai

WONOSARI (MERAPI) – Pemkab Gunungkidul berencana melakukan pembangunan ulang Kantor Kapanewon Playen dan rehab kantor Kapanewon Patuk tahun anggaran ini. Awalnya pemerintah telah menerapkan kebijakan refocusing anggaran berkaitan dengan adanya pandemi covid-19 dengan besaran anggaran lebih dari Rp 3 miliar. Dari rencana itu Kantor Kapanewon Playen dibongkar hingga segala aktifitas pelayanan untuk sementara dipindahkan ke Balai Kalurahan Playen. “Dengan berbagai pertimbangan, pemerintah Kabupaten Gunungkidul memutuskan akan melanjutkan proyek pembangunan kantor panewu playen,” kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Agus Subaryanto Kamis (16/7).

Terkait dengan rencana pembangunan tersebut saat ini pemerintah akan segera melakukan proses lelang untuk pembangunan kantor Kapanewon Playen. Diharapkan pada akhir bulan Juli ini, sudah ada kontrak kerjasama dengan tender sehingga proses pembangunan dapat segera berjalan. Untuk pembangunan kantor Panewu ini, pemerintah menganggarkan sebanyak Rp 2,7 miliar dari APBD Gunungkidul tahun anggaran 2020. Rencananya untuk konstruksi banguanan dua lantai dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung layaknya kantor panewu di kapanewon lainnya.“Akan dibuat dengan 2 lantai dan desainnya seperti kantor panewu Panggang,” imbuhnya.

Sedangkan untuk kantor Panewu Patuk yang semula dianggarkan untuk rehab pada tahun ini terpaksa ditunda terlebih dahulu. Pasalnya anggaran yang dimiliki oleh pemerintah masih difokuskan untuk penanganan covid -19. Aawalnya rehab untuk Kantor Penewu Patuk ini dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 573 juta. Tetapi lantaran ada kebijakan penanganan covid-19 anggaran untuk rehap termasuk dilakukan penundaan dan kemungkinan akan dilanjutkan untuk tahun anggaran mendatang. “Yang kita prioritaskan untuk Kantor Penewu Playen,” ucapnya.

Panewu Playen, M Setyawan Indriyanto menuturkan, mengenai pembongkaran kantor panewu telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Kemudian pada akhir April, semua pelayanan dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah menyentral di kompleks Kalurahan Playen. “Untuk pelayanan unit kependudukan dan pencatatan sipil yang membutuhkan akses internet dan peralatan khusus sementara dipusatkan di Dinas Kapendudukan dan Catatat Sipil,” terangnya (Pur)

Read previous post:
PELATIHAN PENGOLAHAN DAGING ITIK: Dicuring Nanokapsul Jus Kunyit, Jadi Bakso Sehat

DAGING itik afkir diperoleh dari itik petelur yang sudah tak produktif dan pejantan yang sudah tua, sehingga tekstur daging lebih

Close