Langgar Disiplin, 3 Oknun ASN Terancam Dijatuhi Sanksi

WONISARI (MERAPI) – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul tengah memproses dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan 3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN). Kategiri pelanggaran disiplin ke tiga ASN tersebut diantaranya karena tidak masuk kerja melebih batas waktu yang ditentukan. “Dari ketiga kasus baru satu yang sudah dikenai sanksi dan 2 lainnya kini masih dalam prosrd,’ kata Sub Bagian Status dan Kedudukan Pegawai, BKPPD Gunungkidul, Sunawa, Minggu (21/6).

Untuk kasus pertama dilakukan oleh salah satu karyawati berstatus ASN dan merupakan pegawai Tata Usaha sebuah perkantoran dan yang bersangkutan ini diketahui tidak masuk kerja selama lebih dari 2 bulan. Pendampingan kemudian dilakukan oleh BKPPD, sampai pada akhirnya yang bersangkutan dijatuhi sanksi sanksi penurunan pangkat. Sedangkan saat ini, BKPP juga tengah memmrose terhadap PNS lain yang diduga jua melakukan pelanggaran disiplin dan diketahui tidak masuk kerja lebih dari batasan waktu dan tidak melampirkan alasan ataupun keterangan. Kedua kasus ini baru saja masuk dan masih dalam proses penanganan. “Kedua oknum ASN ini masih belum dimintai keterangan, tapi sudah masuk dalam data,” imbuhnya.

Sementara untuk di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga {Dikpora) ada 4 kasus yang sedang dalam proses. Dua diantaranya menyangkut kasus keisiplinan yang saat ini juga tengah diproses BKPPD, dan dua kasus lain masih ditangani oleh internal dinas pendidikan.“Ada 4 kasus di dikpora, 2 kami tangani dan 2 lagi masih ditangani internal termasuk kasus asusila,” terangnya. (Pur)

Read previous post:
Dinkes Bantul Gelar Rapid Test untuk Karyawan Ritel dan Grosir

BANTUL (MERAPI) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul akan melakukan "rapid test" (tes cepat) Covid-19 bagi karyawan toko ritel maupun

Close