Seluruh Puskesmas Tersedia Serum Anti Bisa Ular

MERAPI-BAMBANG PURWANTO Salah satu ular piton yang ditangkap warga Playen
Ilustrasi.

WONOSARI (MERAPI) – Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan seluruh puskesmas telah memiliki Serum Anti Bisa Ular (SABU) nuntuk mengantisipasi kemunculan sejumlah binatang berbisa termasuk ular pascamusim kemarau tahun ini di sejumlah tempat di Kabupaten Gunungkidul. Berdasarkan data meskipun terdapat laporan masyarakat terkait dengan kemunculan ular di sejumlah tempat, tetapi hingga kini belum ditemukan adanya korban gigitan yang menyebabkan warga menjalani perawatan medis.

“Terkait dengan penanganan gigitan ular berbisa, kecepatan penanganan sangat penting karena itu serum anti bisa ular sudah ada di tiap puskesmas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, dr Dewi Irawaty, Jumat (20/12).

Ketersediaan serum tersebut penting sehingga ketika dibutuhkan pertolongan,
korban bisa segera diatasi oleh tim medis di setiap Puskesmas. Terkait dengan penanganan kejadian gigitan ular berbisa, kecepatan penanganan memang sangat penting. Jika terlambat, bukan tidak mungkin akan berdampak fatal untuk korban.Penyediaan serum anti bisa ular ini bukan hanya karena adanya kemunculan ular beberapa waktu terakhir tetapi merupakan standarisasi dari pengoperasian Puskesmas di Gunungkidul.

“Sehingga puskesmas sudah harus selalu mempersiapkannya serbagai bentuk standarisasi operasional puskesmas dalam pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Meskipun sudah terdapat serum anti bisa ular, pihaknya terus mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kebersihan lingkungan di sekeliling rumah agar digunakan ular sebagai tempat bersembunyi.Dia memberikan edukasi kepada masyarakat yang terkena gigitan ular berbisa sebagai tindakan awal agar secepatnya segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Luka gigitan segera dicuci dengan air mengalir, kemudian dibebat atau diikat di bagian sebelah atas dari luka untuk memperlambat menyebarnya racun. “Mereka yang terkena gigitan ular agar secepatnya dibawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat,” terangnya. (Pur)

Read previous post:
Ekpresi wartawan senior Sigit Purwita saat mendapat iklan lele.
Gayengnya Mancing Barsama UGM dan PWI DIY

SEYEGAN (MERAPI) - Seperti lepas dari penatnya tugas keseharian dalam memburu berita, para wartawan tampak riang gembira saat terlibat dalam

Close