DPP GUNUNGKIDUL: Penyebab Kematian Sapi Bukan Antraks

MERAPI-ANTARA/SUTARMI Petugas kesehatan hewan mengubur sapi mati mendadak di Desa Bejiharjo.
MERAPI-ANTARA/SUTARMI
Petugas kesehatan hewan mengubur sapi mati mendadak di Desa Bejiharjo.

WONOSARI (MERAPI) – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul mendapat informasi, bahwa penyebab kematian ternak sapi di Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, pada Selasa (27/8) bukan disebabkan oleh antraks.

Kepala Dinas DPP Gunungkidul Bambang Wisnu Broto, Jumat (30/8), mengatakan pihaknya mendapat informasi bahwa hasil uji laboratorium di Balai Besar Veteriner Wates menyatakan negatif antraks, tapi informasi tersebut belum disampaikan secara resmi.

“Alhamdulillah, negatif antraks. Kemungkinan ada riwayat penyakit dalam pada sapi tersebut,” kata Bambang dilansir Antara.

Sementara Kepala Seksi Kesehatan Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Retno Widiastuti mengatakan, informasi tersebut baru diterima pihaknya melalui pesan singkat. Pihaknya masih menunggu informasi resmi dari BBVet Wates.

“Hasil resmi belum turun, baru pesan pendek. Kemungkinan ada indikasi penyebab lain dari kematian ternak berjenis kelamin betina itu,” katanya.

Ia tidak bisa menjelaskan penyakit apa yang menyerang sapi tersebut, lantaran untuk mengetahui penyebab kematian ternak harus dilakukan pembedahan atau nekropsi karena dalam prosedur pengecekan antraks tidak bisa dilakukan dengan pembedahan bangkai.

“Bangkai kemarin dikubur. Idealnya untuk mencari penyebab lain dari kematian itu, sapi harus dinekropsi. Tapi kemarin, kami tidak laksanakan karena protap dugaan antraks tidak bisa nekropsi atau membuka bangkai,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, alasan tidak ada nekropsi demi keamanan petugas yang ada di lapangan. Ke depan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait perawatan ternak sehingga kasus kematian ternak dapat berkurang.

“Sudah dilaksanakan program sosialisasi penanggulangan penyuluhan ternak. kami akan teruskan,” tegasnya.

Pada Selasa (27/8), ternak milik Sunaryo ditemukan mati di dalam kandang. Matinya sapi tersebut membuat panik lantaran selama ini Bejharjo merupakan kawasan endemik antraks dan kematian sapi tersebut terjadi tanpa ada tanda-tanda sebelumnya. (*)

Read previous post:
MENUTUPI AIB (7) – Menyamarkan Anak Sendiri

TAK selamanya bisa sembunyi dari kenyataan. Begitu pula dengan Mary, yang sudah jenuh menyimpan rahasia besar dalam hidupnya. Ia merindukan

Close