ANGGOTA DPD RI GKR HEMAS: Ubah Lahan Tidur Jadi Produktif

MERAPI-BAMBANG PURWANTO  GKR Hemas meninjau tanaman sayuran KWT Marsudi Mulyo Baleharjo.
MERAPI-BAMBANG PURWANTO
GKR Hemas meninjau tanaman sayuran KWT Marsudi Mulyo Baleharjo.

WONOSARI (MERAPI) – GKR Hemas anggota DPD RI, mengajak masyarakat memiliki kreativitas untuk mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif, dengan tidak membiarkan lahan pertanian menjadi terbengkelai. “Kita harus upayakan menghambat berkurangnya lahan pertanian dan mendorong kalangan muda ikut berperan,” kata GKR Hemas dalam Kunjungan Kerja (Kunker) dan Dialog Bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Gunungkidul di Wukirsari, Baleharjo, Wonosari, Rabu (14/8).

Program intensifikasi lahan selama ini sudah banyak dilakukan agar nantinya bisa meningkatkan sektor perekonomian. Termasuk Penerapan pertanian perkotaan yang dilakukan KWT yang saat ini telah berdampak langsung terhadap ekonomi, sosial, penggunaan energi, jejak karbon, polusi serta peningkatan ketersediaan dan kualitas bahan pangan.

Menurutnya, peran Kelompok Wanita Tani dalam rangka mengembangkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sangat penting. Dengan lahan yang terbatas di halaman depan maupun belakang rumah, anggota KWT dapat mengoptimalkan dengan menanam sayuran dan sebagainya dan merupakan bahan pangan yang sangat dibutuhkan.

Sejak 15 tahun lalu bahwa anak muda merasa “gengsi” menjadi petani. Banyak anak muda terutama laki-laki memilih bekerja di pabrik menjadi buruh dari pada bekerja di sawah. Akibatnya area persawahan terbengkalai dan jika tidak dilakukan antisipasi, dikhawatirkan masyarakat akan mengalami krisis Lahan Pertanian. “Kita harus hindari dan cegah terjadinya krisis lahan pertanian,” ucapnya.

Sebelumnya, GKR Hemas melakukan peninjauan lahan pertanian terbatas anggota KWT Marsudi Mulyo di Dusun Wukirari, Baleharjo, Wonosari yang sangat kreatif telah mengubah lahan tidur menjadi lahan yang produktif. GKR Hemas berharap keberhasilan masyarakat Dusun Wukirsari tersebut dapat di contoh . Pihaknya juga prihatin terkait dengan musim kemarau dalam 3 bulan terakhir ini telah menyebabkan banyak padi yang mengering. Selain masalah terbatasnya air, KWT juga dihadapkan oleh permasalahan lainnya, seperti membuat kemasan hasil produk pertanian dan memotivasi anggota untuk tetap berjuang dalam mengembangkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Kunjungan kerja GKR Hemas anggota DPD RI tersebut diterima Bupati Gunungkidul Hj Badingah S Sos, Kepada Dinas Pertanian Propinsi DIY Ir Sasongko, Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan (DPP) Gunungkidul Ir Bambang Wisnu Broto dan para kepala OPD terkait Propinsi DIY dan Kabupaten Gunungkidul. (Pur)

Read previous post:
Mabit dan Lontar Jumrah Usai, Jemaah Kembali ke Makkah

MAKKAH (MERAPI)- Jemaah haji yang mengambil Nafar Tsani sudah mulai meninggalkan Mina, Rabu (14/8). Sejak lepas tengah malam, mereka mulai

Close