MONITORING DISPERINDAG DAN POLRES: Jelang Ramadan, Stok Gas 3 Kg Aman

Ilustrasi

WONOSARI (MERAPI) – Menjelang bulan Ramadan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunungkidul melakukan pemantauan ketersediaan gas subsidi 3 kilogram. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya kelangkaan gas elpiji sebagaimana terjadi tiap menjelang bulan suci Ramadan. “Ketersediaan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram memang menjadi prioritas karena hingga saat ini hampir sebagian besar masyarakat telah menggunakan gas elpiji tersebut,” kata Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Virgilio Soriano, Rabu (1/5).

Pemantauan ini akan dilakukan rutin terutama ke sejumlah pangkalan gas elpiji yang ada di Gunungkidul, meskipun untuk saat ini ketersediaan gas elpiji 3 kilogram masih dalam taraf aman. Selain berdasarkan dari hasil pemantauan lapangan dari masyaraat juga belum ada laporan kelangkaan akan gas elpiji. Nantinya jika ada kelangkaan gas elpiji dan berdampak terhadap pasokan gas yang sudah membutuhkan tambahan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pihak Pertamina. Namum jika kelangkaan yang terjadi akibat penimbunan yang dilakukan oleh oknum, maka akan melakukan koordinasi dengan Polres Gunungkidul.

“Kalau sampai ada indikasi penimbunan tentu kita akan mengambil langkah tegas dan jika diperlukan akan dilakukan langkah hukum,” imbuhnya.

Terpisah Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady MH SIk mengatakan, perihal pemantauan gas subsidi ini telah dilakukan tidak hanya menjelang bulan Ramadan saja. Sebab, pantauan terhadap ketersediaan gas menjadi prosedur tetap kepolisian dan prosedur tetap ini harus dan sudah dilaksanakan rutin.Terkait dengan hasil pantauan saat ini, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Rico Sanjaya menambahkan bahwa jumlah gas elpiji bersubsidi di masyarakat masih tergolong aman ketersediaanya. Pihaknya akan terus melakukan pantauan untuk mengantisipasi adanya penimbunan gas yang dapat menyebabkan kelangkaan.

Sesuai Permen ESDM Nomor 021 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Penyedia dan Pendistribusian Gas Tabung 3 Kg, masyarakat dilarang melakukan penimbunan dan penyimpanan. “Jika ada pelanggaran itu berarti bertentangan dengan UU RI Nomor 7 Tahun 1955 tentang pengusutan tindak pidana ekonomi sesuai Pasal 6 Ayat (1) huruf d dengan ancaman hukuman enam bulan kurungan,” terangnya.(Pur)

Read previous post:
PELATIHAN HANDICRAFT RAJUT DITUTUP-Pohon Asam Jawa Penuh Filosofi Ditanam

POHON asam Jawa dikenal mempunyai banyak manfaat maupun filosofi. Wajar ketika ada pejabat penting menghadiri suatu acara lalu ada penanaman

Close