Nelayan Gunungkidul Waspadai Terjadinya Gelombang Tinggi

MERAPI-BAMBANG PURWANTO Nelayan Gunungkidul evakuasi kapal menjauhi bibir pantai.
MERAPI-BAMBANG PURWANTO
Nelayan Gunungkidul sedang beraktivitas.

WONOSARI (MERAPI) – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Gunungkidul mengingatkan masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di wilayah perairan Pantai Selatan meningkatkan kewaspadaan terkait dengan terjadinya gelombang tinggi dalam tiga hari terakhir Minggu (21/4). Kondisi ini peningkatan gelombang di wilayah-wilayah tersebut.

“Kami sudah sosialisasikan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan,” kata Koordinator SAR Linmas Korwil II Gunungkidul Mardjono, Minggu (21/4).

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Kimatologi Dan Geofisika (BMKG) tinggi gelombang diperkirakan mencapai 14-15 feet atau antara 3 meter hingga 4 meter terjadi di perairan selatan dari Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Yogyakarta. Merujuk informasi dari BMKG tersebut BPBD mengimbau kepada para nelayan dengan jenis kapal berukuran kecil sampai besar untuk memertimbangkan melaut terlebih dahulu. Sebab dengan kondisi cuaca seperti itu berpotensi menimbulkan bahaya. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Drs Edy Basuki MSi mengatakan bahwa untuk wilayah Gunungkidul kondisi perairan laut terus dipantau.

“Kita sudah imbau masyarakat dan nelayan meningkatkan kewaspadaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Pantai Baron, Sumardi mengatakan, saat ini kondisi gelombang laut sejak tiga hari terakhir mengalami kenaikan. Aktifitas melaut bagi para nelayan, sebagian masih ada yang melaut meskipun dengan hasil tangkapan yang minim antara 15 kg hingga 20 kg. Kondisi gelombang tinggi memang sangat berpengaruh terhadap hasil penangkapan ikan.Namun demikian, pihaknya tidak menampik bahwa imbauan meningkatkan kewaspadaan akan diinformasikan kepada nelayan. “Kami akan mempertimbangkan jika nanti terjadi gelombang laut berpotensi bahaya lebih baik menghentikan aktivitas,” pungkasnya. (Pur)

Read previous post:
PENGANGKATAN ADVOKAT KAI JATENG-Presiden KAI Ingatkan Tantangan Kian Berat

SEMARANG (MERAPI) - Sebanyak 35 orang diangkat menjadi advokat Kongres Advokat Indonesia (KAI) dalam sidang terbuka majelis KAI yang diselenggarakan

Close