IKAN GURITA BANYAK DIBURU – Nelayan Pantai Selatan Panen Tongkol

MERAPI-BAMBANG PURWANTO Penjualanikan hasil tangkapan nelayan Gunungkidul.
MERAPI-BAMBANG PURWANTO
Penjualanikan hasil tangkapan nelayan Gunungkidul.

WONOSARI (MERAPI) – Nelayan Pantai Selatan Kabupaten Gunungkidul sudah tiga hari ini mengalami panen ikan tongkol. Tiap satu kapal berbobot 10 grostown (GT), rata-rata memperoleh 90 kilogram hingga 1 kuintal. Sebelumnya, sejak terjadi gelombang tinggi, hasil tangkapan nihil dan baru setelah dua minggu pasca gelombang tinggi mulai meningkat dari sekitar 40-50 kilogram meningkat menjadi 90-100 kilogram.

“Saat sepi hasil tangkapan ikan tongkol dijual Rp 20 ribu per kilogram, tapi sekarang hanya dijual Rp 10 ribu per kilogram yang penjualannya melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI),” kata nelayan Baron Sumardi, Kamis (23/8).

Saat ini hampir semua jenis ikan (campuran) berhasil ditangkap, tapi terbanyak jenis ikan laut jenis tongkol. Meskipun harganya tidak begitu tinggi, namun masih cukup stabil, setidaknya pendapatan para nelayan seimbang dan memperoleh keuntungan dari sebelumnya. Selain ikan campuran dan tongkol, hasil tangkapan lain mulai banyak dijumpai adalah jenis gurita. Harga jualnya di TPI, perkilogramnya bisa mencapai Rp 50.000. Dari prediksi para nelayan memperkirakan dalam beberapa minggu ke depan, cuaca akan terus bersahabat sehingga saat ini pihaknya sangat bersyukur terhadap hasil laut yang semakin melimpah tersebut.

“Cuaca saat ini cukup baik ditunjang dengan ketinggian gelombang yang relatif stabil menyebabkan hasil tangkapan ikan juga meningkat,” imbuhnya.

Sekretaris Tim SAR Korwil II Kabupaten Gunungkidul Surisdiyanto ketika dihubungi membenarkan, gelombang laut dalam beberapa hari ini memang landai. Biasanya jika kondisi perairan laut ini aman untuk pelayaran kegiatan nelayan selalu dilakukan. Bahkan sejak beberapa waktu lalu sejumlah nelayan mengalami panen ikan.Hanya saja untuk volume hasil tangkapan pihaknya belum mengetahui persis. Konsentrasi Tim SAR selama ini terpusat pada pergerakan gelombang dan saat ini aman untuk kegiatan melaut dan aktivitas nelayan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan BMKG, nelayan khususnya dalam setiap terjadi pergerakan gelombang,” ucapnya.

Mengenai hasil tangkapan ikan dalam beberapa hari ini dibenarkan Kamto salah satu anggota SAR LInmas Korwil II Baron. Khusus hasil tangkapan ikan tongkol peningkatan hasil tangkapan terutama pada malam hari. Sedang jenis ikan lain yang harganya relatif tinggi saat ini jenis gurita. Untuk yang berukuran kecil harga setiapkilogram Rp 35 ribu dan untuk ukuran besar mencapai Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu/kilogram. (Pur)

Read previous post:
Takut Berterus Terang

TIDAK sebagaimana umumnya calon pengantin yang penuh suka cita dalam menyambut hari pernikahan, Inem justru merasa takut. Hari demi hari,

Close