PAD WISATA BELUM MAKSIMAL – 30 Obwis Pantai Selatan Belum Ditarik Retribusi

MERAPI-BAMBANG PURWANTO Salah satu pantai di Girisubo yang sering untuk berkemah.
MERAPI-BAMBANG PURWANTO
Salah satu pantai di Girisubo yang sering untuk berkemah.

WONOSARI (MERAPI) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata khususnya kawasan pantai selatan (Pansel) di Kabupaten Gunungkidul, masih belum maksimal. Dinas Pariwisata (Dispar) mencatat ada sekitar 30 persen lokasi wisata pantai sepanjang pantai dari Purwosari hingga Girisubo sepanjang 72 kilometer, belum ditarik retribusi. “Kita akan lakukan inventarisasi jumlah objek wisata yang saat ini belum dikenai bea retribusi wisata,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Hari Sukmono, Rabu (15/8).

Dari data sementara saat ini ada ratusan titik pantai yang membentang dari Kecamatan Purwosari hingga Girisubo, belum diberlakukan penarikan retribusi wisata. Berbagai sarana maupun prasarana terus dilakukan, termasuk pembangunan sarana jalan menuju objek wisata dilakukan. Namun, lantaran minimnya anggaran, membuat upaya dan pengelolaan kawasan pantai tersebut secara keseluruhan belum bisa terlaksana. Untuk pengelolaan wisata pantai dipetakan dalam kawasan dan hingga sekarang terdapat lima kawasan telah diberikan fasilitas dan telah ditarik retribusi. Di antaranyanya kawasan Pantai Baron hingga Pantai Pok Tunggal. “Kita tengah siapkan untuk objek wisata pantai lainnya untuk diberlakukan penarikan retribusi,” imbuhnya.

Ditambahkan meskipun tidak secara langsung menggarap potensi wisata bahari yang belum ada retribusi, bukan berarti pemkab memandang sebelah mata. Pihaknya akan terus mengevaluasi agar ke depan semakin baik dan maksimal. Banyak masukan masyarakat perlunya meningkatkan sarana wisata bahari tetapi hingga saat ini belum banyak dilakukan. Banyak pertimbangan untuk hal tersebut diantaranya sering terjadi gelombang tinggi dan karakter ombak pantai selatan yang labil.

Sudah beberapa tahun terakhir ini sepanjang pantai selatan juga dipergunakan untuk wisata berkemah. Karena itu pihaknya mengimbau agar para wisatawan untuk tetap menjaga kemanan dan ketertiban di lokasi perkemahan pesisir ini Juga memperhatikan akan keselamatan mengingat kawasan pantai juga rawan gelombang tinggi.“ Selain itu harus memperhatikan kebersihan pula jangan sampai tempat wisata penuh dengan sampah dan kawasan kumuh,” pungkasnya. (Pur)

Read previous post:
PENILAIAN FPG – Tahun Politik RAPBN 2019 Kredibel

PATI (MERAPI) - Pidato Presiden Joko Widodo mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2019 di dalam Rapat

Close