TERBANYAK SAAT KEMARAU – Kasus Kebakaran di Gunungkidul Meningkat

Ilustrasi

WONOSARI (MERAPI) – Jumlah kasus kebakaran rumah dan hutan dalam 6 bulan terakhir meningkat dibanding dengan tahun sebelumnya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat selama empat bulan ada sekitar 10 kasus, dua di antaranya terkait kebakaran hutan di Kecamatan Paliyan dan Karangmojo.

“Sejak memasuki kemarau kasus kebakaran rumah meningkat dibanding tahun sebelumnya, baru awal tahun sudah terjadi lebih dari lima kasus dan bulan ke tujuh hampir sepuluh kasus,” Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Edy Basuki, Kamis (26/7).

Dari hasil inventarisasi penyebab terjadinya kebakaran didominasi akibat kelalaian manusia (human error) juga factor lain yang tidak disengaja. Kebakaran yang terjadi tahun ini terbanyak akibat korsleting listrik atau akibat hubungan arus pendek jaringan listrik. Kemudian di beberapa rumah warga juga disebabkan karena terjadi korsleting listrik. “Dari data yang ada seluruh rumah yang terbakar dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya bepergian,” imbuhnya.

Dari jumlah kasus kebakaran yang hampir mencapai sepuluh kasus tersebut hanya terdapat satu kasus yang disebabkan karena api tungku yang lupa tidak dimatikan pemiliknya yang pergi meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Faktor lain terjadinya cuaca ekstem dengan kondisi suhu cukup panas juga menjadi salah satu factor terjadinya kebakaran rumah.
Karena itu untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran rumah BPBD sudah menginformasikan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Jika akan meninggalkan rumah agar mematikan api, juga tidak membiarkan jaringan listrik dalam keadaan menyala. “ Ada dua kasus kebakaran Yang disebabkan karena pemilik lupa melepas power suplay untuk pengisian ponsel (chas hand phone),” terangnya.

Terpisah Panit Humas Polres Gunungkidul Iptu Ngadino melalui para Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) juga sudah mengingatkan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan. Termasuk melakukan antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran diantaranya jika akan meninggalkan rumah lebih dulu melakukan pengecekan di dalam dan sekitar rumah terhadap barang-barang yang bisa berpotensi menimbulkan kebakaran. “ Kita juga sudah sosialisasikan kepada masyarakat agar bencana kebakaran rumah bisa dicegah,” ucapnya. (Pur)

Read previous post:
BERFUNGSI MENAHAN GEMPURAN OMBAK – Lestarikan Gumuk Pasir Pantai Selatan

BANTUL (MERAPI) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, mengharapkan adanya pelestarian gumuk pasir pantai selatan, mengingat keberadaannya bisa

Close